DPR Desak Kemenpora Evaluasi PSSI Pasca Kericuhan Suporter

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengevaluasi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyusul kembali terjadinya kerusuhan suporter yang berujung pada perusakan di stadion, termasuk insiden di Stadion Lukas Enembe, Papua.
Kerusuhan antar suporter dan dampaknya
Lalu Hadrian menyatakan kerusuhan antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung serta kericuhan di Jayapura merupakan kejadian berulang yang menunjukkan kegagalan pengelolaan keamanan dalam sepak bola nasional. Menurutnya, peristiwa-peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan risiko bagi keselamatan penonton tetapi juga mengakibatkan kerusakan fasilitas stadion; ia mencontohkan insiden di mana Persipura disebut membakar Stadion Lukas Enembe.
Tuntutan evaluasi PSSI dan sanksi tegas
Legislator dari PKB itu menegaskan PSSI harus mengambil tindakan tegas untuk mencegah terulangnya kerusuhan, termasuk opsi diskorsing atau pemberian hukuman berat kepada klub yang terbukti melakukan pelanggaran. Karena itu Lalu meminta Kemenpora menilai kinerja pengurus PSSI dan mempertimbangkan pergantian pejabat yang dinilai tidak mampu menangani persoalan sepak bola Indonesia. “Tentu Kemenpora punya alasan, apakah itu mengganti atau melanjutkan, atau beberapa orang yang dianggap tidak mampu diganti,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 Mei 2027.
Ia menyampaikan kekecewaan atas lemahnya sanksi yang dinilai turut berkontribusi pada berulangnya insiden, dan mendesak ada langkah korektif segera agar proses perbaikan dalam dunia sepak bola nasional dapat berjalan efektif.





