Politik

Sekolah Rakyat Bogor Hadirkan Alam dan Fasilitas Modern

Jakarta, Maret.id — Proyek Sekolah Rakyat yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dirancang untuk menjadi kawasan pendidikan terpadu. Sekolah ini akan memiliki kapasitas hingga 1.080 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Fasilitas modern yang disediakan mencakup gedung sekolah untuk setiap jenjang pendidikan, asrama putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, tempat ibadah, serta lapangan olahraga. Semua fasilitas ini terintegrasi dalam satu kawasan yang dirancang untuk mendukung pendidikan.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat adalah komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Dody.

Proyek senilai Rp284 miliar ini mengalami beberapa tantangan. Kondisi lahan yang berbukit membuat proses pematangan lahan memerlukan waktu tambahan. “Proses cut and fill memerlukan waktu sekitar dua bulan sebelum pekerjaan konstruksi dapat dimulai,” imbuh Dody.

Curah hujan yang tinggi dan keterbatasan akses menuju lokasi juga menjadi hambatan dalam distribusi material. Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno, menambahkan bahwa lokasi pembangunan sebelumnya merupakan kawasan hutan dengan lereng yang ekstrem.

“Namun Kementerian PU bisa melaksanakan itu dari lahan berkontur menjadi pusat pendidikan dan pusat pertumbuhan ekonomi,” sambung Tomi. Meskipun terdapat berbagai tantangan, progres pembangunan memasuki tahap signifikan.

Hingga 26 Juni 2026, progres fisik Sekolah Rakyat Bogor telah mencapai 80,21 persen. “Sekarang masih proses finishing dan penguatan dinding penahan tanah karena harus menjaga dari lereng,” kata Tomi.

Kementerian PU juga melibatkan 960 pekerja serta 25 personel TNI-AD Teritorial Pembangunan (TP) dalam proyek ini. Mereka menargetkan bahwa kawasan pendidikan ini akan mulai difungsikan pada Juli 2026, sehingga dapat menyambut siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kehadiran Sekolah Rakyat Bogor diharapkan dapat memperluas akses pendidikan di masyarakat dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi serta pembangunan wilayah di daerah Jasinga, Kabupaten Bogor.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button