Politik

Karier Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad ke Komisaris Krakatau Posco

Jakarta, Maret.id — Dalam struktur terbaru PT Krakatau Posco, Mufli Budi Ananda dilantik sebagai Komisaris, mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Posisi Presiden Direktur masih dipegang oleh Kim Young-Joong.

Mufli sebelumnya dikenal sebagai asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Ia terlibat dalam berbagai aktivitas yang menyangkut bisnis dan keseharian.

Pengangkatan Mufli memicu pertanyaan di kalangan warganet mengenai kompetensinya dalam industri baja. Banyak yang merasa keberatannya dengan pengalaman Mufli yang lebih terbatas dibandingkan yang diharapkan untuk posisi tersebut.

“Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad menjadi Komisaris Krakatau Posco,” tulis pengguna X @GerradKevin pada 28 Juni 2026.

Postingan tersebut mendapatkan perhatian dari 3,4 juta pengguna di platform itu, mempertanyakan proses di balik penunjukan Mufli dan menciptakan spekulasi tentang adanya jalur orang dalam.

“Ngga tahu, kok bisa? Jalurnya gimana?” sambungnya meragukan.

Pengguna Threads @paltiwest juga menyoroti usia Mufli yang baru 27 tahun dan kurangnya pengalaman: “Lagi ramai soal komisaris usia 27 tahun yang belum berpengalaman, paling epic sih asisten Raffi Ahmad.”

Dari penelusuran lebih lanjut, Mufli merupakan lulusan Diploma Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung. Ia kemudian melanjutkan studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada tahun 2014.

Menurut Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018-2019, yang mengindikasikan bahwa ia belum menyelesaikan pendidikan S1.

PT Krakatau Posco adalah perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan perusahaan baja asal Korea Selatan, POSCO. Perusahaan ini berlokasi di Cilegon, Banten, dan dikenal sebagai salah satu pabrik baja terpadu terbesar di Indonesia, dengan kapasitas produksi mencapai 3 juta ton baja per tahun.

Hingga saat ini, PT Krakatau Posco belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan dan mekanisme di balik penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota dewan komisaris.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button