Politik

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tidak Menyurutkan Semangat

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua Umum Konferensi Republik, Jaleswari Pramodhawardani, menegaskan bahwa pembatalan acara tidak akan menumbuhkan pesimisme di kalangan masyarakat.

“Hari ini republik tanpa warga begitu terasa,” ujar Jaleswari dalam keterangannya.

Akibat dari pembatalan tersebut, forum konsolidasi masyarakat sipil beralih ke format daring yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai organisasi sipil. Pertemuan fisik digelar di sebuah kafe di Cikini, Jakarta Pusat.

Jaleswari menjelaskan bahwa pembicaraan dilakukan di ruang publik untuk membangun struktur gagasan yang saling terhubung dan mengkonkretkan aksi bersama.

Dia menegaskan bahwa diskusi ini tidak hanya bertujuan untuk merangkum kesamaan, tetapi juga untuk merawat perbedaan, dengan menekankan hal yang penting dan menyisihkan yang kurang penting.

“Bukan cuma antusiasme, tetapi betapa kita mencintai Indonesia,” kata Jaleswari.

Forum tersebut juga menampung usulan 20 nama formatur yang akan menyusun kepengurusan, termasuk Sudirman Said, Jaleswari Pramodhawardani, dan Yanuar Nugroho.

Nama-nama lain yang diajukan sebagai formatur antara lain Dandhy Laksono, Agus Sari, Rene Suhardono, Untoro Hariadi, Maria Selastiningsih, Ahmad Mujahid, Joko Susilo, dan Chandra M. Hamzah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button