Safari Jokowi: Menyentuh Semua Partai, Tidak Hanya PDIP

Jakarta, Maret.id — Pengamat politik mengaitkan safari politik Presiden Joko Widodo bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai sinyal tantangan terhadap dominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Adi Prayitno menilai, tujuan jelas dari safari politik tersebut adalah untuk memperkuat posisi PSI menjelang Pemilu 2029. “Yang jelas, safari politik Jokowi sebagai upaya untuk meloloskan PSI ke parlemen. Itu jelas,” kata Adi Prayitno.
Ia juga menambahkan bahwa persaingan yang dihadapi PSI tidak hanya akan bersinggungan dengan PDIP, tetapi juga dengan seluruh partai politik peserta pemilu. “Satu hal yang pasti, gesekan ini bukan hanya terjadi dengan PDIP, tapi dengan partai lain juga bisa terjadi. Pemilu kita itu pasar bebas, saling bersaing secara terbuka,” sambung Adi.
Menurutnya, partai yang harus meningkatkan kewaspadaan adalah yang tidak memiliki basis massa yang solid dan kader militan. “Justru yang perlu diwaspadai itu partai yang kader dan basisnya tak militan, bisa masuk angin. Kalau PDIP partai solid militan, sulit digoyang,” tegas dia.
Adi menyarankan agar seluruh partai politik memperkuat basis dukungan masing-masing untuk tidak kehilangan pemilih di tengah meningkatnya aktivitas politik Jokowi bersama PSI. “Supaya tak terkesan safari Jokowi akan menggerus suara partai lain, sebaiknya partai-partai memperkuat basisnya masing-masing,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan bahwa setiap langkah politik yang melibatkan Jokowi hampir dipastikan akan menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai tafsir politik. “Apapun yang terkait Jokowi, panjang pastinya,” tutup Adi.





