Wabup Dirham Soroti Sinergi dalam Pembangunan Daerah di PKD GP Ansor Brondong

Jakarta, Maret.id — Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengajak kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Kabupaten Lamongan, khususnya Kecamatan Brondong, untuk bertransformasi menjadi pemimpin yang adaptif dan responsif. Ia menggarisbawahi pentingnya langkah ini untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.
Dirham mendorong organisasi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut untuk mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan. “Kepemimpinan hari ini tidak cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Kader Ansor harus mampu menguasai ruang digital, menyebarkan pesan perdamaian, menangkal radikalisme, serta menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di lingkungannya,” tutur Dirham.
Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan itu memberikan apresiasi terhadap konsistensi GP Ansor. “Selama ini, Ansor telah berhasil mencetak kader muda yang tidak hanya berkarakter dan berintegritas, tetapi juga siap menjadi penggerak di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dirham menambahkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran vital dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat lokal. Mereka juga berkontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif di Lamongan. “Namun, perlu kami ingatkan bahwa tantangan ke depan menuntut solusi yang tidak biasa,” imbuhnya.
Lebih jauh, Dirham menekankan pentingnya kolaborasi multipihak untuk mewujudkan pembangunan Lamongan yang berkelanjutan dan menyejahterakan. Ia menekankan sinergi antara pemerintah, ulama, organisasi kepemudaan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat luas.
Dirham berharap kedekatan emosional antara pemuda dan masyarakat dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan pemerintah daerah. “Jadilah mitra strategis pemerintah yang kritis sekaligus solutif, sehingga mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata demi kemajuan Kabupaten Lamongan,” tutupnya.





