Politik

Polemik Ijazah Jokowi Bergantung pada Putusan Hakim

Jakarta, Maret.id — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mendesak majelis hakim untuk secara aktif mengungkap kebenaran material dalam kasus yang tengah berjalan.

Menurut Mahfud, keputusan pengadilan seharusnya mampu menjawab seluruh keraguan publik dengan memberikan fakta yang jelas, bukan hanya mengedepankan aspek formal hukum. “Kita berharap hakim mengerahkan upaya untuk mencari kebenaran material sejelas-jelasnya tentang kasus ijazah ini,” ujar Mahfud melalui kanal YouTube-nya pada Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian polemik kini berada di tangan hakim. Oleh karena itu, pengadilan harus berfungsi sebagai penegak hukum yang mengedepankan kebenaran dan keadilan, bukan mengakomodasi kepentingan salah satu pihak. “Oleh sebab itu hakim mengambil peran mencari kebenaran dan menegakkan keadilan, bukan mentolerir siapa pun dari kedua pihak yang hanya ingin mencari kemenangan,” tegasnya.

Mahfud mengakui bahwa sebagian masyarakat meragukan efektivitas penyelidikan di kepolisian dan kejaksaan. Namun, ia berharap pengadilan dapat menunjukkan independensinya dalam menegakkan hukum. “Kalau bicara di tingkat kepolisian dan kejaksaan, masyarakat agak ragu bahwa ini akan selesai seperti yang diharapkan. Tetapi kita berharap kepada pengadilan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mahfud menekankan pentingnya majelis hakim untuk membuktikan seluruh rangkaian fakta yang dipersoalkan, termasuk keberadaan ijazah asli serta proses penerbitannya. “Misalnya, apakah ijazah yang asli itu ada atau tidak,” ungkap Mahfud.

Ia juga meminta agar keaslian ijazah dapat diverifikasi dan memastikan bahwa Universitas Gadjah Mada benar-benar mengeluarkan ijazah tersebut. “Buktikan kebenaran materialnya, logika yang dibangun harus dibuktikan,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button