Politik

Peradi Profesional Catat Rekor MURI Mitra Pendidikan Advokat

Jakarta, Maret.id — Organisasi Peradi Profesional menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, praktisi hukum, dan pemerintah dalam penegakan hukum di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Yuhelson, menyatakan bahwa kerja sama lintas sektor telah menjadi agenda utama sejak organisasi ini didirikan.

“Sinergitas itu yang menjadi tonggak untuk terjadinya tegaknya keadilan,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa dalam waktu kurang dari enam bulan, Peradi Profesional telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 112 perguruan tinggi.

Yuhelson menjelaskan bahwa tujuan Peradi Profesional adalah membangun kembali kehormatan profesi advokat melalui penguatan kualitas pendidikan bagi calon advokat.

“Kami ingin mengembalikan marwah profesi advokat. Tiga pilar: akademisi, praktisi hukum, dan pemerintah, adalah tonggak sejarah untuk menegakkan keadilan,” ujarnya.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan profesi advokat di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Saat ini, Peradi Profesional telah menjalin kemitraan dengan 138 perguruan tinggi, dengan 108 di antaranya merupakan perguruan tinggi keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama.

Atas pencapaian ini, Peradi Profesional menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai organisasi advokat dengan penandatanganan kerja sama terbanyak, yaitu 108 perguruan tinggi keagamaan untuk pendidikan advokat.

Ketua Umum Peradi Profesional, Harris Arthur Hedar, mengungkapkan rasa syukurnya kepada semua pihak yang mendukung pencapaian tersebut, termasuk Kementerian Agama dan perguruan tinggi mitra.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas advokat melalui kerja sama dengan dunia pendidikan tinggi,” imbuh Harris.

Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun akan melahirkan advokat yang memiliki kompetensi profesional dan integritas, serta mampu menjawab tantangan penegakan hukum di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button