Politik

Aroma Tak Wajar dalam Proses Hukum Febrie Adriansyah

Jakarta, Maret.id — Direktur The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Adinda Tenriangke Muchtar, menilai publik meragukan kesan yang wajar terkait pernyataan Febrie Adriansyah sebelum mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jampidsus. Hal ini terjadi saat ia ditanya mengenai penggeledahan rumah pribadinya di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“Misalnya, ada pernyataan yang menyatakan bahwa itu benar rumah pribadi Jampidsus, dan memang ada kegiatan yang terjadi. Namun, pernyataannya terkesan sangat tidak jelas,” tutup Adinda.

Dia juga mengungkapkan bahwa Kejaksaan Agung belum memberikan penjelasan lebih lanjut yang sesuai dengan komitmen penegakan hukum, terutama terkait penetapan status tersangka Febrie dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan batu bara dan sejumlah perusahaan besar.

“Ketika ada situasi yang mencurigakan, wajar jika publik mulai mempertanyakan hal tersebut,” sambungnya.

Adinda mencatat bahwa kasus serupa yang melibatkan aparat sering kali terungkap oleh penegak hukum pada tahap tertentu. “Ini sering kali berkaitan dengan kasus korupsi dan pencucian uang,” kata Adinda.

Diketahui, penyidik Kortastipidkor Polri telah membongkar sebuah brankas tersembunyi di rumah mewah di Perumahan Golf Hijau, Sentul City, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 8 Juli 2026. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita barang bukti berupa 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai senilai Rp100 juta. Estimasi total nilai aset yang diamankan mencapai Rp476 miliar.

Selain di Sentul, penyidik juga melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, disita dokumen, telepon genggam, dan uang tunai dengan total hampir Rp60 miliar.

Rumah yang digeledah diketahui diduga terkait dengan Febrie Adriansyah. Namun, hingga saat ini, Polri belum memberikan konfirmasi mengenai identitas pemilik rumah atau kaitannya dengan pihak tertentu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button