Politik

Kawasan 87 Ribu Hektare Disiapkan untuk Konservasi Orangutan

Jakarta, Maret.id — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa proses konservasi orangutan telah berjalan panjang. “Kalau tidak salah daerah preservasi yang multi stakeholder ini 87 ribu hektare,” tuturnya pada Senin, 13 Juli 2026.

Kementerian Kehutanan berencana menerbitkan surat dukungan untuk upaya konservasi yang diinisiasi bersama berbagai pihak. Surat Keputusan (SK) Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan juga sedang disiapkan.

“Jadi sekarang sudah pada tahap akhir, nanti saya akan mengeluarkan surat dukungan upaya konservasi orang utan dan perlindungan habitat oleh Conservation Action Network (CAN),” imbuh Raja Juli. SK tersebut akan dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Kehutanan.

Pembentukan kawasan preservasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan habitat orangutan. Hal ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi konservasi, dan para pemegang izin usaha.

Kawasan tersebut diharapkan menjadi koridor satwa yang menghubungkan habitat orangutan di bentang alam Lanskap Keraitan. “Supaya apa yang selama ini kita lihat, ada orang utan yang keleleran di daerah-daerah tambang, bisa kita selamatkan lebih banyak lagi bayi orangutan,” tuturnya.

Raja Antoni melakukan video call dengan Conservation Action Network (CAN) untuk menanyakan perkembangan terbaru. CAN melaporkan bahwa seluruh perusahaan di kawasan tersebut telah menandatangani komitmen untuk mendukung pembentukan kawasan preservasi.

Dengan langkah ini, diharapkan habitat orangutan dapat terjaga dan upaya penyelamatan bagi spesies yang terancam punah dapat dipercepat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button