Politik

Prabowo Instruksikan BBM Rp15.000 per Liter untuk Nelayan GT

Jakarta, Maret.id — Arahan pemerintah terkait penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) khusus untuk nelayan disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin, 13 Juli 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi sempat mencapai Rp21.300 per liter. Namun, nelayan dengan kapal berukuran di bawah 30 Gross Ton (GT) telah mendapatkan harga BBM sebesar Rp6.800 per liter.

Sebagai respons terhadap kebutuhan ini, pemerintah memutuskan untuk memberikan harga khusus bagi kapal berukuran 30 hingga 200 GT, dengan tarif yang ditetapkan sebesar Rp15.000 per liter. “Karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp15.000 per liter,” ungkap Airlangga.

Ia juga menuturkan bahwa berdasarkan rata-rata biaya produksi solar dalam negeri, harga BBM non-subsidi sebenarnya berada di kisaran Rp18.600 per liter. Selisih sebesar Rp3.600 per liter ini akan ditanggung melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), sehingga tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan membuat, mengeluarkan, regulasi terkait dengan subsidi tersebut, yang besarnya subsidi kira-kira Rp3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP,” tegas Airlangga.

Menurutnya, kondisi keuangan BPDP saat ini dinilai cukup untuk mendukung kebijakan tersebut. Pemerintah juga telah menyiapkan kuota penyaluran BBM dengan harga khusus sebanyak 400.000 ton yang direncanakan akan berlaku selama enam bulan ke depan sebagai tahap awal implementasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button