Politik

Doding: Kompetisi Berjenjang Kunci Maju Sepak Bola Trenggalek

Jakarta, Maret.id — Ketua KONI Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mendorong penyelenggaraan kompetisi sepak bola usia dini secara rutin. Langkah ini bertujuan untuk melahirkan bibit-bibit atlet sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas dalam Turnamen Piala Kemerdekaan RI.

Pernyataan tersebut disampaikan Doding saat membuka Turnamen Sepak Bola Piala Kemerdekaan RI di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, pada Senin (13/7/2026). Ia menekankan bahwa pembinaan berkelanjutan harus sejalan dengan semangat sportivitas di setiap pertandingan.

Turnamen yang diikuti oleh tim tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai kecamatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet muda. “Turnamen ini menjadi momen untuk meneguhkan Trenggalek sebagai daerah yang menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Doding.

Doding mengungkapkan bahwa perkembangan sepak bola di Trenggalek mulai menunjukkan tren positif. Munculnya Sekolah Sepak Bola (SSB) di sejumlah desa menunjukkan potensi yang perlu didukung melalui kompetisi yang terstruktur.

“Kompetisi di berbagai kelompok usia harus terus digulirkan. Dengan begitu, bibit-bibit pesepak bola akan lebih mudah ditemukan dan dibina,” imbuh Doding.

Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding mengingatkan kembali bahwa Trenggalek pernah memiliki tim Persiga Trenggalek yang mampu bersaing di level nasional. “Semangat tersebut perlu dihidupkan kembali melalui pembinaan yang berkesinambungan,” katanya.

KONI, kata Doding, siap mendukung pengembangan sepak bola daerah bersama PSSI sebagai induk organisasi cabang olahraga tersebut. “PSSI harus terus menggulirkan kompetisi agar lahir pemain-pemain terbaik yang mampu mengharumkan nama Trenggalek,” ujar Doding yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek.

Doding berharap bahwa Turnamen Piala Kemerdekaan RI dapat menjadi lebih dari sekadar ajang pertandingan. Ia berharap acara ini juga menjadi ruang untuk pembinaan karakter, mempererat persatuan, dan melahirkan generasi pesepak bola yang berprestasi.

“Selamat bertanding, junjung tinggi fair play, dan jadikan setiap pertandingan sebagai momentum mempererat persatuan dalam semangat kemerdekaan,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button