Habiburokhman Berharap Kapolri dan Jaksa Agung Hindari Gesekan

Jakarta, Maret.id — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan swafoto di peluncuran buku anotasi KUHAP. Acara tersebut diadakan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Habiburokhman menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi simbol keharmonisan serta langkah pencegahan potensi konflik antara institusi Polri dan Kejaksaan. Ia mengungkapkan kekhawatirannya atas kemungkinan friksi antarpenegak hukum, terutama terkait kasus eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.
“Iya, kita sangat khawatir jangan sampai terjadi gesekan antar institusi ya, terkait kasusnya Pak Febrie. Karena itu kemarin kita juga setuju kalau perkara tersebut diserahkan ke Kejaksaan untuk dilakukan penyidikan,” kata Habiburokhman.
Ia berpendapat bahwa Kejaksaan memiliki mekanisme penegakan hukum yang profesional dan independen, termasuk dalam menangani perkara yang melibatkan anggota internalnya. “Karena kita juga percaya Kejaksaan memiliki aparat yang memiliki jaksa-jaksa yang independen. Walaupun memeriksa sesama jaksa, pasti acuannya adalah hukum dan keadilan,” ujarnya.
Habiburokhman menekankan pentingnya meminimalkan potensi konflik antarinstansi penegak hukum yang selama ini menjadi mitra strategis Komisi III DPR. “Dengan demikian kami ingin sangat meminimalisir gesekan antar institusi,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran Kapolri dan Jaksa Agung dalam satu forum di DPR merupakan momen yang tepat untuk menunjukkan kekompakan kedua lembaga. “Tadi sengaja kita undang Pak Kapolri, Pak Jaksa Agung pada momen yang paling tepat ini karena keduanya adalah mitra-mitra terbaik kami,” katanya.
Politisi dari Partai Gerindra ini memberikan apresiasi terhadap kinerja kedua institusi penegakan hukum. “Pak Kapolri itu orang baik, Pak Jaksa Agung orang baik. Institusi Polri juga sudah bekerja sangat baik, institusi Kejaksaan bekerja amat baik. Kita sayang dengan dua institusi ini, kita enggak ingin terjadi gesekan,” kata Habiburokhman.
Ia berharap kebersamaan yang ditunjukkan melalui foto bersama menjadi pesan bahwa sinergi antarlembaga penegak hukum tetap terjaga. “Jadi tadi kita undang, saya foto, mereka tertawa dengan gembira. Alhamdulillah. Semoga ke depan semakin landai,” imbuhnya.





