Lewat RedTalks, PDI Perjuangan Jatim Serap Aspirasi Warga

Jakarta, Maret.id — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan forum RedTalks sebagai sarana untuk menerima kritik, saran, dan harapan masyarakat. Forum ini bertujuan untuk menjadikan aspirasi publik sebagai bekal dalam perjuangan politik ke depan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan bahwa RedTalks muncul dari kesadaran bahwa partai politik perlu mendengarkan berbagai pandangan publik. “Partai harus membuka ruang untuk mendengar berbagai pandangan masyarakat,” kata Deni.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut menekankan bahwa kritik memiliki peranan penting dalam proses politik. RedTalks dirancang sebagai forum dialog yang menyatukan beragam elemen masyarakat dengan suasana yang setara.
Forum ini melibatkan narasumber dan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk budayawan, akademisi, mahasiswa, dan pegiat kreatif. Keberagaman ini harapannya dapat memperkaya perspektif dalam membahas isu kebangsaan.
Deni menjelaskan, Kota Malang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki tradisi akademik yang kuat. “Kami ingin mendapatkan lebih banyak gagasan kritis dari masyarakat,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran komika dalam forum ini bertujuan menghadirkan kritik dengan pendekatan yang lebih mudah diterima publik. “Komika memiliki cara yang baik dan kritis dalam menyampaikan berbagai persoalan,” tuturnya.
Ke depan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berencana untuk menjadikan RedTalks sebagai agenda berkelanjutan. Setelah Surabaya dan Malang, forum serupa akan diadakan di Kota Madiun untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Aspirasi dan harapan masyarakat akan terus kami serap. RedTalks kami siapkan menjadi ruang bersama untuk menyampaikan pandangan terhadap berbagai persoalan,” tegas Deni.
RedTalks di Malang juga menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, termasuk budayawan Dwi Cahyono dan pengamat politik Rocky Gerung. Forum ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbagi pandangan dan harapan kepada para pemimpin.





