PDI Perjuangan Jember Dukung Home Care Pemkab dan Tambah Anggaran

Jakarta, Maret.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember memberikan dukungan penuh terhadap program layanan kesehatan home care yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Program ini dinilai sebagai upaya penting untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan mobilitas.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyatakan bahwa partainya siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan optimal.
“Langkah Pemkab Jember ini sangat baik. Kami mengapresiasi program home care dan siap bersinergi untuk mendukung pelaksanaannya,” tegas Widarto di Jember, Sabtu (25/7/2026).
Widarto menjelaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Jember telah mengoperasikan empat unit ambulans untuk membantu masyarakat kurang mampu. Berdasarkan pengamatan di lapangan, kendala utama yang dihadapi warganya bukanlah biaya layanan kesehatan, melainkan akses menuju fasilitas kesehatan.
“Kami memiliki empat armada ambulans lengkap dengan kru yang setiap hari melayani masyarakat. Dari situ kami melihat masih banyak warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan,” ujar Widarto.
Ia menambahkan bahwa layanan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) dapat mengurangi beban biaya berobat. Namun, masalah transportasi masih menjadi penghalang bagi sebagian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis.
“Bukan karena biaya pengobatannya, sebab sudah ditanggung melalui UHC. Yang masih menjadi kendala adalah transportasi menuju fasilitas kesehatan,” sambungnya.
Widarto menganggap bahwa program home care sejalan dengan semangat PDI Perjuangan yang mendorong pelayanan publik agar berpihak kepada masyarakat kecil, terutama kelompok rentan.
Tujuan dari program ini adalah agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa terhambat oleh masalah transportasi maupun biaya selama menjalani perawatan.
Wakil Ketua DPRD Jember itu juga menekankan pentingnya penyusunan kebijakan pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.
“Pemkab memang harus mengutamakan kepentingan wong cilik. Karena itu kami mendorong agar program ini terus disempurnakan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Widarto juga menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember siap untuk mendukung penambahan anggaran jika diperlukan guna memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Program home care ini menyasar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses, termasuk lanjut usia dengan penyakit kronis, anak yang mengalami stunting, penyandang disabilitas, serta ibu hamil dan pascamelahirkan dengan risiko tinggi.
Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan 50 armada layanan dan sekitar 1.200 tenaga kesehatan. Seluruh layanan akan didukung sistem telemedicine yang menghubungkan petugas lapangan dengan dokter di puskesmas, rumah sakit, hingga dokter spesialis untuk mempercepat penanganan pasien.





