Wiwin Sumrambah: Fokus Menyelesaikan Masalah di Reses DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Anggota DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menegaskan bahwa reses merupakan momen untuk mendengarkan dan mengawal aspirasi masyarakat hingga tuntas.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwin menyampaikan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan kesempatan untuk mengatasi persoalan masyarakat secara langsung.
Pernyataan tersebut disampaikan saat reses di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, pada Selasa (28/7/2026), di mana ia didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi PDI Perjuangan, Ady Artama Putra.
“Warga, saya datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi untuk kulak masalah. Sampaikan keluhan dan kebutuhan kalian. Tugas kami adalah mendengar, mencatat, mengawal, dan memperjuangkannya sampai ada jalan keluar,” tegas Wiwin.
Ajakan ini disambut antusias oleh warga, yang menyampaikan berbagai aspirasi dalam dialog terbuka. Isu yang diangkat meliputi akses Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar bantuan pendidikan tepat sasaran, serta keluhan mengenai kondisi jalan menuju makam desa yang rusak dan minim penerangan.
Warga menyuarakan bahwa kondisi infrastruktur tersebut mengganggu aktivitas mereka dan membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Ady Artama Putra menilai sinergi antara anggota DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi merupakan kunci untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
“Sinergi ini bukan sekadar simbol kebersamaan. Kami ingin memastikan setiap persoalan warga mendapatkan perhatian. Ketika DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi bekerja sama, perjuangan untuk rakyat akan lebih kuat dan peluang penyelesaiannya lebih besar,” ujar Ady.
Menutup dialog, Wiwin menjamin bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dikawal sesuai kewenangan masing-masing.
“Aspirasi yang disampaikan adalah amanah. Kami akan memperjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Reses bukan hanya datang dan pulang, tetapi memastikan suara rakyat benar-benar diperjuangkan,” pungkasnya.





