Mafa Uswanas Diusulkan Jadi Plt Ketum AMPI, Kisruh Bahlil

Jakarta, Maret.id — Ketua Bidang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) DPP Partai Golkar, Fahd El Fouz Arafiq, melaporkan kondisi internal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Laporan ini disampaikan melalui memorandum dinas tertanggal 5 Agustus 2026, mencerminkan gejolak serius dalam organisasi sayap Partai Golkar tersebut. Menurut Fahd, kegaduhan ini dipicu oleh keputusan pemberhentian Roby Anugerah Marpaung sebagai Sekretaris Jenderal AMPI.
Keputusan itu, tuturnya, menuai penolakan karena dianggap tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AMPI serta prinsip Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT) yang menjadi landasan bagi kader Partai Golkar. “Tindakan tersebut dinilai tidak melalui prosedur organisasi yang semestinya dan memunculkan kegaduhan di internal AMPI,” kata Fahd.
Untuk meredam konflik, DPP AMPI bersama perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPI dari 27 provinsi menggelar Rapat Pleno IX Diperluas. Forum ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang disepakati secara mufakat.
Pertama, rapat memutuskan memberhentikan Jerry Sambuaga dari jabatan Ketua Umum AMPI. Kedua, Mafa Uswanas ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP AMPI.
Mafa Uswanas diberikan mandat untuk memulihkan stabilitas organisasi dan mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) AMPI yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Fahd menegaskan bahwa laporan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab organisasi agar DPP Partai Golkar memperoleh informasi yang utuh mengenai perkembangan di tubuh AMPI. “Kami berharap pimpinan Partai Golkar dapat memberikan arahan dan langkah yang diperlukan demi menjaga soliditas organisasi sayap partai serta memastikan proses konsolidasi menuju Munas berjalan kondusif,” pungkasnya.





