DPRD Magetan Simak Pidato Kenegaraan, Warga Miskin 58,38 Ribu

Jakarta, Maret.id — DPRD Kabupaten Magetan mengadakan Rapat Paripurna Istimewa pada Jumat (14/8/2026). Rapat ini bertujuan untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian pembangunan nasional dan tantangan yang dihadapi menjelang tahun 2027. “Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan,” tegas Prabowo.
Plt. Ketua DPRD Magetan H. Suyatno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan perjuangan para pendiri bangsa. Menurut Suyatno, peringatan HUT ke-81 RI seharusnya menjadi momentum refleksi bagi semua pihak.
“Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk memastikan kemerdekaan yang diwariskan para pendahulu tidak kehilangan makna dalam perjalanan pembangunan bangsa,” tuturnya.
Suyatno, yang merupakan anggota PDI Perjuangan, menekankan tema HUT ke-81 RI Tahun 2026 yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Ia menilai tema tersebut sebagai penegasan agar semua pihak berikhtiar mewujudkan kedaulatan bangsa dan keadilan sosial.
“Dengan ikhtiar bersama, kita harus mewujudkan kedaulatan bangsa, keadilan sosial yang nyata dan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat,” kata Suyatno.
Namun, kemakmuran tersebut tampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh warga Magetan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 58,38 ribu penduduk miskin di Kabupaten Magetan, atau setara dengan 9,14 persen dari populasi.
Tingkat pengangguran terbuka juga mencatat angka 3,26 persen pada Agustus 2025, menyoroti tantangan yang masih dihadapi daerah tersebut.





