Politik

KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Kirim Bantuan ke NTT

Jakarta, Maret.id — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Bantuan dikirim menggunakan Kapal Pengawas PSDKP Orca 06 menuju Labuan Bajo, NTT, dengan estimasi perjalanan selama dua hari.

“Di tengah kita memperingati hari kemerdekaan, saudara-saudara di NTT sedang menghadapi musibah. Karena itu, kemerdekaan juga harus kita maknai dengan hadir dan bergotong royong membantu saudara kita yang membutuhkan,” kata Trenggono.

Ia juga mengungkapkan duka cita mendalam atas bencana gempa magnitudo 7,7 yang melanda wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat terdampak merupakan bagian dari semangat kemerdekaan dan bentuk solidaritas sebagai satu bangsa.

Sejak hari pertama bencana, KKP telah mengambil langkah cepat dengan membentuk tim satuan tugas dan membuka posko tanggap bencana. Mereka juga berkoordinasi dengan berbagai pihak serta menghimpun donasi dan bantuan yang akan berlanjut selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Dari Sulawesi Tenggara, lebih dari 50 ton bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan oleh para korban di NTT telah dikirimkan. Bantuan ini merupakan tahap awal dan akan terus berlanjut, seperti yang pernah dilakukan KKP dalam membantu penyaluran bantuan korban bencana di Sumatera.

Saat ini, KKP juga sedang melakukan identifikasi di lapangan terhadap para korban, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak bencana.

Menteri Trenggono berharap bantuan tersebut dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak. “Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai satu bangsa, bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita hadir dan saling menguatkan,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button