Manuver PDIP: Sinyal Kembali Raih Suara 2029

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menargetkan untuk merebut kembali suara yang hilang dalam pemilihan umum sebelumnya. Target ini bertujuan untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif dari empat kursi menjadi enam kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun pada Pemilu 2029.
Pelantikan PAC Sebagai Langkah Awal
Pengumuman target tersebut disampaikan dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Madiun yang dilaksanakan di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, pada Minggu (17/5/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, menjelaskan bahwa partai mulai memanaskan mesin politik dengan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Target kami adalah mengembalikan suara yang hilang, kurang lebih sekitar 13 ribu suara, sehingga kursi DPRD dapat meningkat dari empat menjadi minimal enam kursi,” kata Sutardi.
Partisipasi Tokoh Partai dan Konsolidasi
Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam partai. Di antaranya adalah anggota DPR RI, Budi Sulistyono, yang akrab disapa Kanang, politisi senior Kokok Raya, dan jajaran pengurus dari DPD Jawa Timur serta DPC PDI Perjuangan Kota Madiun. Menurut Sutardi, pelantikan PAC merupakan salah satu langkah dalam konsolidasi nasional partai yang berlangsung saat ini.
Proses penyusunan kepengurusan PAC sendiri telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir dan kini memasuki tahap finalisasi melalui pelantikan resmi. Sutardi menjelaskan bahwa konsolidasi dilakukan di tingkat pengurus Anak Cabang Kecamatan di Kota Madiun.
Penegasan Soal Regenerasi Kader
Penyusunan struktur kepengurusan PAC diatur dalam ketentuan yang ketat dari DPP PDI Perjuangan, terutama mengenai regenerasi kader dan keterwakilan perempuan. Setiap PAC diwajibkan untuk memberikan ruang bagi kader muda dengan usia maksimal 35 tahun. Selain itu, minimal 20 persen dari struktur harus diisi oleh kader muda, dan 30 persen harus merupakan keterwakilan perempuan.
“Sesuai aturan partai, regenerasi dan keterwakilan perempuan adalah hal yang sangat penting,” tegasnya.
Acara pelantikan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat konsolidasi dengan nuansa merah khas partai banteng moncong putih. Pesan “Jas Merah” yang disampaikan oleh Kanang menjadi salah satu perhatian utama bagi para kader.
Sutardi menekankan pentingnya pesan tersebut agar para kader tidak melupakan sejarah perjuangan politik yang telah dilalui oleh PDI Perjuangan, terutama selama masa-masa sulit sebelum Reformasi. “Pengalaman masa lalu seharusnya menjadi bahan introspeksi dan pembelajaran untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.
Setelah pelantikan PAC, struktur partai di Kota Madiun akan melanjutkan konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting. Sutardi menegaskan bahwa pembentukan struktur di tingkat bawah ditargetkan selesai paling lambat pada bulan Juni mendatang, sesuai dengan instruksi dari DPP partai.
Dengan mengejar target enam kursi DPRD, semangat untuk meraih delapan kursi, seperti yang disampaikan oleh Kanang, juga menjadi motivasi tambahan bagi para kader. Kami berharap PDI Perjuangan dapat mengembalikan salah satu kekuatan politiknya di Kota Madiun dalam Pemilu mendatang.





