Dhoho Bandara: Manuver Pemkab untuk Sport Tourism!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Kabupaten Kediri mengumumkan dengan antusias bahwa Bandara Internasional Dhoho terpilih sebagai lokasi utama untuk pelaksanaan Kediri Half Marathon (KHM) 2026. Dengan target sekitar 5.000 peserta, event ini diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu ajang sport tourism unggulan di Indonesia.
Event Olahraga dan Pariwisata
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, mengungkapkan bahwa acara ini bukan sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, Kediri Half Marathon juga merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal. “Event ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta promosi potensi wisata Kediri,” ujarnya saat melepas peserta di pagi hari acara, yang berlangsung pada 17 Mei 2026.
Kediri Half Marathon tahun ini menghadirkan konsep yang berbeda, memanfaatkan ruang terbuka dari Bandara Dhoho. Rute perlombaan yang luas dan pemandangan area penerbangan memberikan pengalaman unik bagi peserta. Atmosfer acara tampak meriah dengan ribuan pelari yang mengenakan berbagai atribut komunitas dan jersey olahraga.
Kategori Lomba Beragam
Panitia penyelenggara telah membuka beberapa kategori lomba, yaitu 21K, 10K, 5K, dan kategori 1K untuk penyandang disabilitas. Ajang ini tidak hanya melibatkan pelari profesional, tetapi juga berbagai komunitas lari, pelajar, dan masyarakat umum yang ingin merasakan atmosfer sport tourism yang tengah berkembang di Kabupaten Kediri.
Wakil Bupati Dewi Mariya menegaskan bahwa Kediri Half Marathon merupakan momen penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas. “Event ini juga menjadi jembatan untuk menunjukkan semua yang dimiliki Kediri,” ungkapnya. Sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, ia merasa bangga terhadap event ini dan potensi yang bisa dihadirkan.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Selain berfokus pada olahraga dan pariwisata, penyelenggaraan Kediri Half Marathon juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal. Kehadiran ribuan peserta dan pendukung berpotensi meningkatkan okupansi hotel, kuliner, serta aktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di area sekitar acara.
Pemerintah Kabupaten Kediri optimis bahwa sport tourism seperti Kediri Half Marathon dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat citra daerah, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan. Dengan dukungan penuh Pemkab, event ini diharapkan bisa menjadi salah satu event lari bergengsi di Jawa Timur, yang tidak hanya menyuguhkan olahraga tetapi juga memperkenalkan keindahan Kabupaten Kediri kepada dunia luar.





