Papua Raya Raih Podium Ketiga Soekarno Cup 2026, Kalahkan Jatim 3

Jakarta, Maret.id — Banteng Papua Raya menutup debutnya di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga. Tim asal Papua itu berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Banteng Jatim dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (24/8/2026).
Pertandingan berlangsung dalam tensi yang tinggi. Duel fisik mewarnai laga sejak menit awal, dengan beberapa pemain dari kedua tim membutuhkan perawatan medis.
Papua Raya mampu menjaga fokus meski permainan berlangsung keras. Setelah babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1, mereka berhasil unggul kembali di paruh kedua, mengakhiri laga dengan gol Samalo pada menit ke-93.
Samalo, yang mengenakan nomor punggung 9, mencetak gol melalui aksi individu yang mengarah ke pojok gawang. Gol tersebut sekaligus menutup harapan tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Kemenangan ini menjadi puncak dari perjuangan Papua Raya setelah melewati permainan yang menguras energi. Sejak awal pertandingan, kedua kesebelasan menunjukkan ambisi untuk mengamankan posisi ketiga.
Salah satu pemain Banteng Jatim harus dievakuasi menggunakan tandu setelah mengalami cedera akibat benturan dengan pemain Papua Raya. Pemain tersebut mendapat penanganan medis di luar lapangan.
Sementara itu, pemain Papua Raya, Wenda, menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran. Tensi meningkat memasuki babak kedua, menandakan kedua tim berusaha mengejar keunggulan.
Papua Raya kemudian berhasil mencetak gol tambahan, mengubah kedudukan menjadi 2-1. Situasi menjadi semakin panas, dan jajaran ofisial Papua Raya sempat meningkatkan protes terhadap wasit karena keputusan kartu kuning yang diterima pemain mereka.
Meskipun dalam tekanan, Papua Raya tetap dapat menjaga organisasi permainan. Mereka terus berjuang menghadapi Banteng Jatim yang berupaya keras untuk mencetak gol penyama.
Ketegangan meningkat ketika sebuah benturan keras terjadi, mengharuskan salah satu pemain Papua Raya untuk digantikan setelah mendapat penanganan medis. Pelanggaran yang semakin sering mencerminkan sengitnya persaingan antara kedua tim.
Papua Raya sukses mempertahankan konsentrasi hingga masa tambahan waktu. Samalo muncul sebagai pahlawan pada menit ke-93, menyempurnakan kemenangan dengan gol yang mengubah skor menjadi 3-1.
Gol itu menjadi penanda bahwa harapan tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan sudah sirna. Peluit panjang menandakan keberhasilan Papua Raya meraih kemenangan dan mengamankan posisi ketiga di Soekarno Cup 2026.
Prestasi ini merupakan pencapaian istimewa bagi Papua, yang tampil sebagai tim debutan dalam turnamen sepak bola usia muda berskala nasional. Mereka menunjukkan kedewasaan strategi, disiplin, dan kekompakan selama turnamen.
Pertandingan perebutan tempat ketiga mencerminkan perjalanan mereka yang penuh tekanan, duel fisik, dan situasi sengit, namun tetap mampu menjaga fokus hingga peluit akhir. Podium ketiga ini bukan sekadar hasil; itu menjadi simbol kuat dari kesan yang ditinggalkan Papua dalam debutnya di Soekarno Cup 2026.





