Budi Arie Bahas Persiapan Politik 2029 di Tengah Bencana

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dinilai kurang memiliki empati setelah videonya mengenai kemungkinan perubahan politik menjelang Pemilu 2029 menjadi viral.
Ketua Presidium Exponen 08, M. Damar, menegaskan bahwa pembicaraan tersebut tidak mencerminkan rasa empati di tengah berbagai bencana yang melanda Indonesia saat ini.
“Pemerintah tengah berjuang di tengah bencana kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera, serta gempa bumi di NTT. Ini justru ada pihak tokoh negara yang berbicara politik dan kekuasaan. Ini jelas tidak menunjukkan rasa empati sedikit pun,” ujar Damar.
Ia melanjutkan, saat ini Presiden Prabowo Subianto sedang berupaya keras memulihkan kondisi di daerah yang terkena bencana. Semua elemen bangsa seharusnya bersatu untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani krisis ini.
“Kita seharusnya membantu pemerintah dalam situasi bencana seperti ini. Tidak tepat membicarakan soal pemilu sekarang,” tuturnya.
Damar juga mengkhawatirkan bahwa video viral tersebut dapat merenggangkan hubungan di antara sejumlah tokoh nasional. Hal ini dapat menciptakan ketegangan di kalangan pendukung pemerintahan Prabowo.
“Video ini tidak akan mengalihkan perhatian pemerintah dari agenda yang lebih penting, terutama penanganan bencana saat ini,” imbuh Damar.
Dia menilai soliditas menjadi modal penting bagi pemerintahan Prabowo dalam menjalankan program dan kebijakan yang lebih besar.





