Politik

PDIP Jatim Sediakan Posko Gratis untuk Muktamar NU ke

Jakarta, Maret.id — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dengan membuka posko pelayanan gratis di sekitar kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Posko ini dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan menyediakan layanan kesehatan ringan, tempat istirahat, serta makanan dan minuman gratis bagi peserta Muktamar yang datang dari berbagai daerah.

Rudi Afianto, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menyatakan bahwa posko tersebut merupakan simbol gotong royong dalam menyambut para kiai, nyai, santri, dan Nahdliyin. “Ini bagian dari upaya kami untuk ikut berbahagia menyambut Muktamar NU,” ujar Rudi.

Ia mengatakan banyak peserta yang menempuh perjalanan panjang. Baguna menyediakan tempat untuk beristirahat dan memeriksa kesehatan. “Semua kami siapkan dengan semangat gotong royong dan memuliakan tamu,” imbuhnya.

Selain memberikan layanan kepada muktamirin, Baguna juga memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Rudi menekankan pentingnya edukasi ini karena peserta Muktamar berasal dari wilayah dengan karakteristik risiko bencana yang berbeda.

“Kami ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang mitigasi. Tidak perlu menunggu bencana untuk belajar kesiapsiagaan,” tegas Rudi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat harus mengenali risiko di lingkungan masing-masing dan mengetahui tindakan yang perlu dilakukan dalam keadaan darurat. “Pengetahuan sederhana yang bisa menyelamatkan diri kita dan orang lain,” kata Rudi.

Dukungan PDI Perjuangan Jatim juga terwujud dalam bentuk bantuan kepada panitia penyelenggara Muktamar. Bantuan diserahkan oleh KH Abdul Wahab Yahya, Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kepada KH Abdurrozaq Sholeh, Ketua Panitia Lokal Muktamar.

Abdul Wahab mengungkapkan, “Kami ikut berbahagia Jombang dan Jawa Timur menjadi tuan rumah.” Ia berharap bantuan tersebut memberikan manfaat meskipun tidak sebanding dengan kebutuhan Muktamar.

Rudi menyebutkan semangat pelayanan di Muktamar sejalan dengan kerja kemanusiaan Baguna. Ia mengingatkan pengiriman Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana. “Itu bagian dari semangat yang sama,” tegas Rudi.

Ia menambahkan bahwa kerja kemanusiaan tidak harus dalam skala besar, tetapi dapat diwujudkan melalui layanan yang dibutuhkan dalam situasi bencana. “Mudah-mudahan ada manfaatnya,” katanya.

Rudi berharap Muktamar ke-35 NU berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi umat. “Selamat bermuktamar. Semoga muktamirin selalu diberikan kesehatan dan Muktamar membawa keberkahan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button