DPC Gresik Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kekeringan

Jakarta, Maret.id — Kemarau panjang berdampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih di pesisir utara Kabupaten Gresik. Dalam merespons krisis ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik segera menyalurkan bantuan air bersih gratis kepada warga yang terdampak.
Pada Selasa, 1 September 2026, bantuan air bersih sebanyak 20 ribu liter dikirimkan ke Desa Randuboto melalui 4 truk tangki. Pengiriman tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air untuk minum, memasak, dan sanitasi.
Distribusi air bersih ini dilakukan di daerah yang mengalami penurunan debit air sumur serta gangguan pada pasokan air perpipaan. Langkah tersebut mencerminkan komitmen PDI Perjuangan Gresik dalam menjaga kesejahteraan masyarakat yang terpengaruh oleh kondisi alam.
Lucia Rinny Plamilasari, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, menekankan bahwa kebutuhan akan air bersih adalah persoalan mendesak yang harus segera ditangani. “PDI Perjuangan berkomitmen untuk tidak sekadar berpolitik, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap problem sosial masyarakat. Hari ini kami mengirimkan 20 ribu liter air bersih ke Desa Randuboto,” ujar Lucia.
Ia menekankan bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, apalagi wilayah pesisir utara Gresik rentan mengalami kekeringan saat musim kemarau berkepanjangan. Sebagai tambahan dari bantuan darurat, PDI Perjuangan Gresik berupaya menangani masalah kekeringan secara berkelanjutan.
Para kader partai di jajaran pemerintahan dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gresik didorong untuk mengawal kebijakan penanganan krisis air. Upaya ini mencakup penguatan alokasi anggaran, percepatan pembangunan infrastruktur pipanisasi, dan penguatan sinergi antarlembaga.
PDI Perjuangan Gresik memastikan bahwa bantuan sosial ini tidak hanya berfokus pada Desa Randuboto. Pemetaan wilayah yang bermasalah akibat kekeringan terus dilakukan agar dapat memberikan bantuan ke desa-desa lain yang membutuhkan.
Kepala Desa Randuboto, Andhi Sulandra, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Ini sangat membantu masyarakat. Bantuan datang tepat waktu karena warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang,” ujarnya.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan beban warga dapat meringankan dan menjadi respons cepat terhadap ancaman krisis air bersih yang mulai dirasakan di berbagai wilayah di Gresik.





