Politik

Puan Maharani Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU

Jakarta, Maret.id Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026-2031. Puan berharap kepengurusan baru ini dapat membawa NU menuju kemajuan yang lebih baik.

Puan mengungkapkan rasa syukurnya karena Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur, telah berjalan dengan baik dan sukses. “Untuk Muktamar NU, kami pimpinan menyampaikan selamat atas telah terselenggaranya Muktamar NU, dan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum serta Rais Aam Bapak KH Miftachul Akhyar,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Ia menekankan bahwa selesainya Muktamar ke-35 adalah awal baru bagi kepengurusan PBNU untuk melanjutkan tugas serta program yang telah disusun. Puan berharap kepemimpinan Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar dapat terus mengembangkan NU dan menjunjung amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.

“Semoga dengan selesainya Muktamar NU ini, NU akan semakin berjalan baik dan menjalankan semua tugas yang harus dilaksanakan ke depannya,” imbuh Puan, yang juga seorang politisi dari PDI Perjuangan.

Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar terpilih melalui proses musyawarah mufakat oleh sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). “Anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) memutuskan secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau Gus Kikin menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031,” tegas KH Anwar Iskandar saat membacakan hasil sidang pleno Muktamar.

Dalam proses seleksi, para muktamirin melakukan pemungutan suara yang menghasilkan Gus Kikin sebagai calon dengan suara terbanyak, mencapai 472 suara. Hasil ini menjadi bagian dari proses menuju penetapan kepemimpinan baru PBNU sesuai mekanisme yang disepakati dalam Muktamar.

Puan berharap seluruh rangkaian Muktamar yang telah berlangsung lancar ini menjadi modal bagi kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi dan mengabdi kepada masyarakat. Ia juga menginginkan NU di bawah kepemimpinan baru mampu melaksanakan program-program organisasi secara konsisten untuk memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button