Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dukung Perempuan Mandiri

Jakarta, Maret.id — Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong pemberdayaan dan kemandirian perempuan. Hal ini disampaikan Ipuk saat pelantikan Ketua dan Pengurus Gerakan Organisasi Wanita (GOW) masa bhakti 2026-2031 di Aula Minak Jinggo, Rabu lalu.
Ipuk menegaskan bahwa perempuan tidak seharusnya hanya menjadi objek, tetapi juga harus terlibat dalam pembangunan daerah. Dengan keterlibatan tersebut, hasil pembangunan dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk perempuan.
“Perempuan harus berdaya dan mandiri. Jangan hanya jadi obyek, tapi harus ikut terlibat dalam proses pembangunan. Maka di sinilah peran GOW dibutuhkan,” tegas Ipuk.
Dia juga mengingatkan agar program GOW ke depan fokus pada pemberdayaan perempuan. Ada tiga hal utama yang menjadi perhatian Ipuk, yakni ketahanan perempuan, kemandirian ekonomi perempuan, serta literasi ekonomi perempuan.
“Saya harap tiga poin ini bisa menjadi gambaran program kerja GOW ke depan. Kita ingin perempuan Banyuwangi lebih berdaya. Sehingga semakin banyak perempuan yang berani untuk tampil, berpendapat dan berperan di masyarakat,” kata Ipuk.
Ipuk juga mengajak GOW untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Ia menekankan pentingnya GOW sebagai mitra strategis dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
“Terima kasih atas kontribusi yang diberikan. Mari kita perkuat sinergi untuk membangun Banyuwangi yang lebih baik,” sambung Ipuk yang juga menjabat sebagai Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD Perjuangan Jatim.
Dalam pelantikan tersebut, Anna Nazili Hanim Mujiono terpilih kembali sebagai Ketua GOW masa bhakti 2026-2031. Ini merupakan periode kedua bagi Anna dalam memimpin organisasi tersebut.
“Kami siap berkolaborasi untuk mensukseskan program-program daerah,” ujar Anna.





