Presiden PKS Serukan Tiga Langkah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Jakarta, Maret.id — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui tiga agenda utama.
Dalam Keynote Speech Webinar Edukasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan oleh Kesetjenan dan Tim Tanggap Bencana PKS, ia menyampaikan perlunya memperkuat keluarga sebagai unit pertama dalam menghadapi bencana.
“Setiap keluarga perlu memahami potensi ancaman di lingkungannya,” kata Almuzzammil.
Ia juga mengingatkan bahwa keluarga harus memiliki nomor darurat, mengetahui titik kumpul, menyiapkan dokumen penting, serta menyediakan perbekalan primer.
Selain itu, AMY menekankan pentingnya merujuk informasi kebencanaan dari sumber resmi dan kredibel. “Masyarakat saat ini tidak hanya menghadapi bencana alam, tetapi juga ‘bencana informasi’ berupa hoaks yang dapat memicu kepanikan,” tuturnya.
“Karena itu, ada disiplin yang harus kita bangun: sebelum meneruskan informasi, periksa sumbernya,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mendorong agar pengurangan risiko bencana menjadi bagian integral dari tata kelola pembangunan. Ia menyoroti perlunya sekolah dan rumah sakit yang aman bencana, serta tata ruang yang mempertimbangkan peta kerawanan.
“Khususnya di wilayah rawan longsor, banjir, tsunami, dan erupsi,” imbuhnya.
AMY juga menyoroti pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui pengawasan dan pengelolaan yang baik. Penegakan hukum terhadap pembakaran yang disengaja juga menjadi sorotan penting dalam upaya mitigasi bencana.
“Jangan sampai kita mengeluarkan biaya sangat besar untuk membangun, kemudian mengabaikan risiko sehingga pembangunan itu mudah hancur ketika bencana datang,” pungkas Almuzzammil Yusuf.





