Rieke Dorong RUU untuk Perlindungan Khusus Pekerja Media

Jakarta, Maret.id — Lima jurnalis yang hilang, terdiri atas M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA Biro Banten, Ari Basuki dari Merdekacom, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis freelance, masih dalam pencarian.
Rieke Djamaluddin, seorang legislator dari PDIP, memberikan dukungan penuh kepada Tim SAR Gabungan dan pihak terkait lainnya. “Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali kepada keluarga,” tuturnya.
Rieke mengingatkan bahwa peristiwa ini seharusnya menjadi panggilan bagi negara dan industri media untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja media. “Perlindungan pekerja media tidak boleh hanya dilihat sebagai persoalan kebebasan pers, tetapi juga hak atas keselamatan kerja dan kesehatan,” tegasnya.
Dia juga mencatat bahwa draft RUU Pelindungan Ketenagakerjaan sudah mencakup aspek keselamatan dan kesehatan kerja, tetapi perlu pengaturan lebih lanjut untuk pekerja media. “Belum ada pengaturan khusus terkait pekerja media dan penugasan berisiko tinggi,” jelas Rieke.
Dia merekomendasikan agar ketentuan khusus mengenai perlindungan pekerja media dimasukkan dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan. “Masukkan bagian khusus perlindungan pekerja media dalam RUU ini, mencakup semua bentuk bekerja di bidang media,” sambungnya.
Selain itu, Rieke menyerukan kewajiban untuk melakukan asesmen risiko sebelum penugasan berisiko tinggi. “Asesmen tersebut harus disertai pelatihan dan perlindungan yang memadai,” imbuh Rieke.
Dia juga menekankan pentingnya hak pekerja media untuk menolak penugasan yang berbahaya. “Hak ini harus ditegaskan dalam regulasi tanpa risiko kehilangan pekerjaan,” tegasnya.
Rieke menambahakan bahwa pekerja media sering beroperasi dalam situasi berbahaya demi menyampaikan informasi kepada publik. “Mencari berita tidak boleh berarti mempertaruhkan nyawa tanpa perlindungan,” ujarnya.
Lebih jauh, Rieke mendoakan keselamatan semua jurnalis yang hilang. “Semoga Allah memberi petunjuk dan keselamatan kepada lima sahabat jurnalis,” tutupnya.





