Pengawalan Relawan Prabowo

Jakarta, Maret.id — Jarnas For Prabowo-Gibran menegaskan bahwa peran relawan tidak hanya sebatas menyampaikan pencapaian pemerintah, tetapi juga membawa aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin, menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Nasarudin menerangkan bahwa relawan harus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. “Jangan hanya membawa suara pemerintah kepada rakyat. Relawan juga harus membawa suara rakyat kepada pemerintah,” kata Nasarudin.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan relawan harus meliputi tidak hanya dukungan, tetapi juga berbagai masukan terkait pelaksanaan kebijakan. Hal ini penting agar pemerintah dapat mengetahui permasalahan yang ada di lapangan dan melakukan perbaikan dengan cepat.
“Kami bukan sekadar pengeras suara pemerintah. Kami adalah relawan yang sejak awal berjuang memenangkan Prabowo-Gibran,” imbuh Nasarudin.
Ia menegaskan bahwa Jarnas For Prabowo-Gibran merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal dan menyampaikan apa yang mereka dengar dari masyarakat. Menurutnya, menyampaikan masukan tidak berarti mengurangi dukungan terhadap Presiden Prabowo.
“Setia bukan berarti hanya mengatakan semuanya sudah baik. Setia juga berarti menyampaikan apa yang perlu diperbaiki agar pemerintahan semakin baik,” jelas Nasarudin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa relawan berada di posisi strategis, mendukung kebijakan baik sambil menyampaikan aspirasi masyarakat agar kebijakan tersebut dapat berjalan lebih efektif.
Oleh karena itu, loyalitas relawan tidak hanya ditunjukkan melalui dukungan, tetapi juga dengan kesediaan untuk terus berada di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, menyampaikan masukan, dan ikut mengawal pelaksanaan kebijakan.





