Politik

Nusron Wahid Absen di DPR Usai Penangkapan KPK

Jakarta, Maret.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid tidak hadir dalam beberapa agenda kementerian selama dua hari terakhri.

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan mengonfirmasi bahwa ketidakhadiran Nusron bukan disebabkan oleh sakit, melainkan karena penugasan dan kegiatan yang telah terjadwal. “Saya hadir di sini kemarin mewakili. Tentunya itu adalah penugasan dari beliau sebagai Menteri ATR BPN,” kata Ossy.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan anak buah Nusron sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Mengenai kabar ketidakhadiran Nusron, Ossy menekankan, “Tidak,” saat menjawab apakah ayah dua anak tersebut mengalami sakit. Ia menjelaskan bahwa Nusron memiliki kegiatan yang sudah direncanakan jauh sebelum. “Artinya beliau memiliki penugasan dan kegiatan yang sudah terjadwal,” tegas Ossy.

Walaupun Nusron tidak dapat hadir di beberapa rapat, Ossy memastikan komunikasi dengan sang menteri tetap terjalin. “Kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau,” sambungnya.

Ossy juga mengonfirmasi bahwa penugasannya dalam agenda yang berlangsung merupakan arahan langsung dari Nusron. “Penugasan saya ke sini juga atas arahan beliau,” imbuhnya.

Terkait perkembangan perkara yang ditangani KPK, Ossy menyatakan bahwa Kementerian ATR/BPN menghormati proses hukum dan siap untuk berkooperasi. Kementerian tersebut juga mengadakan langkah internal untuk menangani perkembangan yang ada.

Menurut Ossy, langkah internal tersebut penting untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa mendatang. Namun, substansi perkara masih dalam proses pendalaman oleh KPK. “Tapi kita akan dalami lagi seperti apa langkah internalnya,” pungkas Ossy.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button