Prabowo Pertimbangkan Reshuffle Jelang Dua Tahun Pemerintahan

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal terbuka mengenai kemungkinan reshuffle Kabinet Merah Putih menjelang dua tahun pemerintahan.
Dalam wawancara dengan sejumlah jurnalis di Hambalang, Prabowo menyatakan bahwa evaluasi terhadap kinerja kabinet dilakukan secara berkelanjutan.
Meskipun membuka peluang untuk perubahan, ia mengakui bahwa secara objektif kinerja timnya sejauh ini sudah memuaskan. “Sekarang secara objektif, ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke. Tapi saya katakan juga kepada tim, inget ya ibarat kita kesebelasan sepakbola ada pemain inti, ada striker, ada cadangan,” tuturnya.
Prabowo menambahkan pentingnya fokus pada masalah mendasar yang dihadapi Indonesia. Ia menegaskan bahwa reshuffle bukan hanya tentang pergantian pejabat, tetapi juga sebagai upaya menempatkan individu sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang ya. Tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place,” jelas Prabowo.
Ia juga menjelaskan bahwa pergantian pejabat dapat dilakukan jika ada masalah yang mengharuskan seseorang diganti. “Ya kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar atau dia sendiri ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan?” kata dia.
Saat ditanya tentang apakah dua tahun pemerintahan adalah momen yang tepat untuk melakukan reshuffle, Prabowo menyatakan persetujuannya. Menurutnya, rentang waktu dua tahun sudah cukup bagi pejabat untuk menunjukkan kinerja mereka.
“Saya kira itu sesuatu yang logis ya. Iya kan? Dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya,” tegas Prabowo.





