PT 5 Persen Dapat Hambat Dukungan untuk Anies Baswedan

Jakarta, Maret.id — Wacana kenaikan ambang batas parlemen menjadi 5 persen telah memunculkan berbagai tafsiran di kalangan publik. Kebijakan ini dipandang dapat menyulitkan partai politik baru yang memiliki basis pendukung Anies Baswedan.
Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti bahwa Partai Gerakan Rakyat, yang diinisiasi relawan dan pendukung Anies, berpotensi mengalami tantangan signifikan. “Ini akan mengalami kesulitan yang cukup serius dengan dinaikkannya ambang batas parlemen menjadi 5 persen,” tutur Adi dalam sebuah diskusi di kanal YouTube-nya.
Dia menambahkan, sebagai partai baru, Gerakan Rakyat perlu berusaha ekstra untuk memenuhi ambang batas tersebut, khususnya jika dewan legislatif baru mengimplementasikannya pada Pemilu 2029.
Kenaikan ambang batas ini memicu berbagai spekulasi mengenai agenda di baliknya. Salah satunya adalah dugaan bahwa aturan ini dapat membatasi akses partai-partai tertentu ke parlemen. “Ambang batas 5 persen ini akan semakin mempersulit partai pendukung Anies Baswedan, karena tentu sebagai partai baru akan struggle untuk melampaui batas parlemen,” jelas Adi.
Di sisi lain, dia juga menekankan bahwa regulasi ini sering dikaitkan dengan tujuan penyederhanaan sistem kepartaian. Hal ini dilakukan agar jumlah partai yang berhasil lolos ke DPR tidak terlalu banyak.





