Politik

KONI Trenggalek Luncurkan Mini Soccer Menuju Porprov 2027

Jakarta, Maret.id — Mini soccer di Kabupaten Trenggalek berpotensi menjadi sumber talenta bagi Porprov Jawa Timur 2027. Ketua KONI Trenggalek, Doding Rahmadi, mendorong pelaksanaan turnamen sebagai ajang seleksi dan peningkatan jam terbang pemain.

Pernyataan tersebut disampaikan Doding saat membuka Turnamen Mini Soccer Piala Dispora Trenggalek 2026 di Stadion Menak Sopal pada Minggu (20/9/2026). Menurutnya, berbagai turnamen penting untuk menjaring pemain potensial serta menambah pengalaman bertanding.

“DAN KONI siap untuk mewadahi. Mudah-mudahan dengan turnamen ini, mini soccer di Trenggalek terus tumbuh dan pemain andal bisa didapatkan,” tutur Doding.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai kompetisi lokal sebagai media untuk menilai kemampuan pemain. “Momentum ini vital karena Porprov Jawa Timur 2027 semakin dekat,” imbuh Doding.

Lebih lanjut, Doding menyatakan bahwa semakin banyak turnamen akan memberi peluang bagi pemain untuk menguji kemampuan mereka sebelum bertanding di level yang lebih tinggi. “Ini waktu yang tepat untuk mencari pemain andalan. Tentunya dengan banyaknya turnamen menjadi media untuk menambah pengalaman dan jam terbang,” tegasnya.

Doding juga menjelaskan bahwa KONI Trenggalek siap menjembatani potensi pemain mini soccer untuk berpartisipasi di Porprov 2027. Meskipun demikian, pemain harus mengikuti proses seleksi dan menunjukkan performa terbaik. “Syarat untuk bisa tampil di Porprov ya harus bagus mainnya. Nanti kan ada seleksi di tingkat daerah, mudah-mudahan lancar,” imbuhnya.

Dia mendorong para pemain untuk memanfaatkan setiap turnamen sebagai ajang pengasahan kemampuan, bukan hanya untuk mengejar kemenangan. “Tunjukkan konsistensi dan kesiapan bersaing,” kata Doding dengan optimisme.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek ini percaya bahwa pertumbuhan mini soccer di daerahnya akan berkontribusi pada lahirnya lebih banyak klub dan persatuan sepak bola. Turnamen Mini Soccer Piala Dispora Trenggalek 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan KSMI Trenggalek.

Kompetisi ini melibatkan 36 klub dari sejumlah kecamatan dan peserta dibagi dalam 12 grup. Doding mengapresiasi tingginya animo peserta. “Maka dari itu saat ini tepat untuk uji bakat. Nanti kalau memang sudah siap, bisa bersaing dengan daerah lain di Porprov,” pungkasnya.

Geliat mini soccer ini diharapkan menjadi modal penting bagi KONI Trenggalek dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola. Kompetisi di tingkat lokal diharapkan menjadi tahapan awal sebelum pemain menghadapi persaingan yang lebih luas di tingkat Jawa Timur.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button