Pramono dan Mamdani Bahas Transportasi serta Obligasi Daerah

Jakarta, Maret.id — Pertemuan bilateral antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani berlangsung di Civic Hall, New York. Diskusi tersebut mengeksplorasi berbagai isu, termasuk transportasi dan obligasi daerah.
Kedua pemimpin kota menukar pengalaman dan solusi untuk menghadapi tantangan perkotaan, seperti banjir dan polusi udara. Mamdani tertarik untuk memahami strategi Jakarta dalam mengatasi kemacetan serta pengembangan transportasi publik.
Pramono menjelaskan tentang pengembangan Transjabodetabek yang bertujuan untuk memperkuat konektivitas Jakarta dengan daerah penyangga. “Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami ingin mengurangi kemacetan dan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta,” tegas Pramono.
Dia juga menambahkan bahwa layanan transportasi umum gratis disediakan bagi 15 kelompok masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Dalam konteks penanganan banjir, Pramono menjabarkan pembangunan infrastruktur untuk pengendalian banjir dan pengurangan penggunaan air tanah.
“Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Kami terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan mengembangkan Giant Sea Wall,” tutur Pramono.
Pertemuan ini juga membahas rencana Pemprov DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah atau Jakarta Bond guna mendukung pembangunan infrastruktur. Mamdani menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut dan menawarkan pertukaran pengetahuan dengan tim keuangan New York.
“Saya sangat antusias dan mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah. Kami siap mengirimkan tim keuangan untuk berbagi pengalaman mengenai proses penerbitan obligasi daerah,” ungkap Mamdani.
Diskusi ini membuka peluang kerja sama yang lebih konkret dalam bidang pembangunan perkotaan bagi Jakarta dan New York.





