Ketua TP PKK Sumenep Serukan Pencegahan Stunting di DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Upaya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumenep terus diintensifkan melalui sinergi antara berbagai sektor.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat membagikan bingkisan bergizi di Kecamatan Rubaru pada Rabu lalu.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan pentingnya kerja sama semua elemen masyarakat dalam penanganan stunting.
“Perhatian terhadap gangguan pertumbuhan anak bukanlah hal yang tabu, melainkan tantangan yang harus ditangani secara terbuka dari tingkat keluarga hingga desa,” tegas Nia.
Ia menambahkan, “Pengentasan stunting tidak bisa dilakukan secara individual. Diperlukan semangat gotong royong dan kolaborasi pemerintah, PKK, kader Posyandu, aparat desa, serta orang tua.”
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengajak seluruh kader PKK dan Posyandu untuk lebih aktif terjun langsung ke masyarakat.
Kader memiliki peran strategis dalam mengedukasi warga agar membawa balita mereka ke Posyandu secara rutin, sehingga pertumbuhan anak dapat dipantau dengan baik.
Nia berharap dukungan dari lembaga lain, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), agar program pemenuhan gizi ini bisa menyentuh keluarga yang sangat membutuhkan.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa gerakan pencegahan stunting bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai aksi berkelanjutan,” imbuhnya.
“Tujuan akhirnya jelas, yakni menciptakan generasi Sumenep yang sehat, cerdas, dan tumbuh secara optimal,” pungkas Nia.





