Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Tingkatkan SDA dan Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendorong masyarakat Trenggalek untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) di wilayah mereka. Ia menekankan bahwa pemanfaatan SDA secara maksimal dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dan mendukung perekonomian lokal.
Pernyataan tersebut disampaikan Deni saat bertemu dengan puluhan perempuan wirausaha di Kecamatan Munjungan. Pertemuan ini diadakan dalam rangka sosialisasi SDA dengan tema “Membangun Masyarakat Berdaya Melalui Optimalisasi Potensi SDA demi Kesejahteraan dan Kemajuan Masyarakat”.
Kegiatan berlangsung di sebuah rumah makan di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, pada hari Senin (28/9/2026). Sedikitnya 50 perempuan yang berprofesi sebagai pedagang ikan, nelayan, dan pelaku ekonomi lainnya hadir dalam acara ini.
Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, dan Anggota DPRD Trenggalek dari daerah pemilihan 5, Ririk Wahyumawati, juga turut hadir dalam acara tersebut.
Deni menegaskan bahwa Trenggalek memiliki potensi SDA yang besar untuk dikelola. Munjungan, khususnya, memiliki potensi bukan hanya dalam bidang pertanian tetapi juga perikanan dan pariwisata.
“Jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan, potensi ini dapat memberikan efek domino yang positif bagi masyarakat dan daerah,” tegas Deni.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan SDA berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah serta membuka peluang baru bagi masyarakat. “Inilah yang harus dimaksimalkan. Trenggalek itu kaya akan sumber daya alamnya,” imbuh Deni.
Dalam kesempatan tersebut, Deni menekankan pentingnya sektor perikanan sebagai potensi penting yang perlu dikembangkan. Keberadaan tempat pelelangan ikan (TPI) di Prigi, Kecamatan Watulimo, contohnya, merupakan salah satu titik pertemuan bagi nelayan dan pembeli.
“Dari aktivitas perikanan itu, rantai ekonomi yang terbentuk dapat memberikan manfaat lebih luas jika dikelola dengan baik,” tuturnya.
Deni juga menggarisbawahi bahwa sektor pertanian dan pariwisata yang ada di Trenggalek harus saling terhubung untuk menciptakan efek ekonomi positif bagi masyarakat.
“Barang tentu, masyarakat harus tidak hanya menjadi pengguna SDA tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaga kelestariannya,” ujar Deni.
Ia mengajak warga untuk bersama-sama mengawasi lingkungan, termasuk mewaspadai aktivitas pertambangan ilegal yang dapat merusak alam. “Mari kita jaga bersama alam Trenggalek,” ajaknya.
Deni berpendapat bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus berjalan seiring. “Optimalisasi SDA perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi dengan tetap menjaga keberlanjutannya,” tandas Deni.
Melalui langkah-langkah ini, pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan SDA lainnya diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan PAD tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat yang bergantung pada kekayaan alam daerah.





