Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan kepada Nenek Suidah di Jatim

Jakarta, Maret.id — Nenek Suidah, seorang guru ngaji berusia 100 tahun asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, menerima perhatian dari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari.
Dedikasi Nenek Suidah dalam mengajarkan Al-Qur’an menginspirasi Ansari untuk menyalurkan bantuan alat bantu dengar melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung secara simbolis dalam agenda Program ATENSI di Rumah Aspirasi, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, pada Senin lalu.
“Tentu saya terharu melihat semangat beliau. Di usia 100 tahun, masih tetap mengabdikan diri untuk mengajar ngaji,” tuturnya, kata Hj. Ansari, anggota DPR RI.
Ansari menekankan pentingnya bantuan sosial yang tepat sasaran bagi kelangsungan hidup warga kurang mampu. Ia berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Madura ke Kementerian Sosial.
“Jika ada masyarakat yang membutuhkan, silakan sampaikan kepada saya untuk diajukan kepada Kementerian Sosial,” imbuhnya.
Sementara itu, Nenek Suidah menyatakan rasa syukur atas bantuan alat dengar yang diterimanya. Ia bertekad untuk terus mengajar Al-Qur’an selama mampu agar ilmunya dapat menjadi amal jariyah.





