Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Membangun Atlet Muda di Magetan

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 240 atlet catur tingkat pelajar mengikuti Abhipraya Open Chess Tournament 2026. Kejuaraan ini diselenggarakan di SMKN 1 Bendo, Kabupaten Magetan, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.
Ajang ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial serta mengembangkan pengalaman bertanding para peserta. “Kompetisi ini adalah sarana efektif untuk menambah jam terbang bertanding bagi para atlet muda,” tegas Rita Haryati, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan.
Rita menjelaskan bahwa kompetisi dibagi dalam tiga kategori, yaitu tingkat SD/MI kelas rendah, SD/MI kelas atas, dan kelompok gabungan SMP/SMA/MA/SMK. Ia juga menekankan pentingnya olahraga catur dalam membentuk karakter disiplin dan sportif di kalangan siswa.
“Olahraga asah otak ini dinilai efektif membentuk watak disiplin, bijak, dan sportif pada diri siswa,” sambung Rita. Ia mendorong agar pembinaan catur usia dini terus diperluas untuk melahirkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Selamat bertanding, jaga sportivitas dan disiplin. Jadilah juara yang membanggakan Kabupaten Magetan,” tuturnya. Rita juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet jangka panjang.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan, Maskun, mengimbau orang tua agar mendukung minat anak-anak dalam olahraga catur. “Bermain catur merupakan aktivitas positif yang dapat mengalihkan perhatian anak dari ketergantungan terhadap gawai,” imbuh Maskun.
Ia berharap Abhipraya 2026 akan melahirkan pecatur-pecatur berbakat dari Magetan yang mampu meraih prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.





