Mas Dhito Manuver Perlindungan Beasiswa Siswa Boarding!

Jakarta, Maret.id — Harapan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan kini semakin nyata di Kabupaten Kediri. Ratusan siswa angkatan pertama dari SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, sebuah sekolah berasrama gratis yang diprakarsai oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, telah berhasil lulus dan sebagian besar dari mereka telah diterima di berbagai perguruan tinggi.
Inisiatif Pendidikan Gratis
Program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Kediri dalam meningkatkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang kurang beruntung. Pada tanggal 20 Mei 2026, Bupati Kediri, yang akrab disapa Mas Dhito, bersama Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menggelar pertemuan dengan pihak Putera Sampoerna Foundation (PSF) dan jajaran SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School di Kantor Pemkab Kediri.
Pertemuan ini dilaksanakan untuk mendiskusikan perkembangan lapangan di sekolah berasrama tersebut serta keberlanjutan pendidikan bagi para siswa angkatan pertama yang telah lulus pada tahun ini. Mas Dhito menegaskan bahwa salah satu fokus utama diskusi ini adalah memastikan para siswa mendapatkan akses beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Jumlah Lulusan dan Beasiswa
Dari total 126 siswa yang lulus pada tahun 2026, sebanyak 84 siswa telah berhasil melewati seleksi untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, serta sekolah kedinasan. Sementara itu, 33 di antara mereka telah mendapatkan kepastian untuk memperoleh beasiswa pendidikan, yang menjadi salah satu indikator keberhasilan program ini.
SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School memang dirancang sebagai institusi pendidikan berasrama gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Kediri. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kediri terlihat melalui berbagai program beasiswa dan pembinaan yang intensif.
Membangun Masa Depan Melalui Pendidikan
Mas Dhito mengungkapkan bahwa keberhasilan lulusan angkatan pertama ini menjadi bukti bahwa akses terhadap pendidikan yang baik dapat membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dia juga memberikan apresiasi kepada Putera Sampoerna Foundation yang telah berperan aktif sebagai mitra bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
Selain membahas keberlanjutan beasiswa, Bupati Kediri juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dan sistem pengajaran yang telah berjalan baik di boarding school tersebut. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak boleh menurun seiring dengan pertumbuhan jumlah siswa.
“Harapan kami adalah agar sistem yang telah berjalan baik ini tidak menjadi kendor,” tegas Mas Dhito. Pertemuan itu juga membahas program peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kediri sebagai bagian dari usaha untuk memperkuat kualitas pendidikan daerah.
Program boarding school gratis yang dijalankan Pemkab Kediri dianggap sebagai langkah konkret untuk menjadikan pendidikan sebagai alat untuk mengentaskan kemiskinan. Di balik seragam para siswa boarding school tersebut, ada kisah keluarga sederhana yang selama ini menghadapi kesulitan dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Kini, sebagian dari mereka telah memulai menatap masa depan baru dengan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kesempatan yang sebelumnya tampak sulit untuk dijangkau.





