Harga emas Antam tembus Rp2,8 juta per gram pekan ini

Jakarta, Maret.id — Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) meningkat pada perdagangan hari ini dengan emas batangan ukuran 1 gram mencapai Rp2.803.000 per gram, naik Rp30.000 dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan Harga dan Buyback
Buyback atau harga penukaran kembali juga bergerak naik menjadi Rp2.612.000 per gram, mengalami kenaikan sebesar Rp35.000 dari hari sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback tercatat Rp191.000 per gram, menunjukkan spread yang relatif konsisten bagi investor ritel.
Rincian Harga Pecahan Emas
Rincian harga untuk berbagai pecahan emas batangan Antam tercatat sebagai berikut: 0,5 gram Rp1.451.500; 1 gram Rp2.803.000; 2 gram Rp5.546.000; 3 gram Rp8.294.000; dan 5 gram Rp13.790.000.
Untuk pecahan lebih besar, harga tertera 10 gram Rp27.525.000; 25 gram Rp68.687.000; 50 gram Rp137.295.000; dan 100 gram Rp274.512.000.
Harga Pecahan Besar dan Tren
Pecahan berat lain yang juga diperdagangkan yaitu 250 gram Rp686.015.000; 500 gram Rp1.371.820.000; serta 1.000 gram atau satu kilogram senilai Rp2.743.600.000. Kenaikan hari ini terjadi di tengah sentimen pasar komoditas global yang cenderung mendukung logam mulia sebagai aset safe haven.
Faktor penggerak kenaikan harga ini mencakup fluktuasi nilai tukar dolar AS, ekspektasi inflasi, dan kondisi pasar keuangan internasional. Para pelaku pasar seringkali merespon berita makroekonomi, kebijakan bank sentral serta ketidakpastian geopolitik dengan beralih ke emas sebagai lindung nilai.
Investor ritel dan perhiasan tetap menjadi pembeli utama pada segmen domestik, sementara permintaan dari sektor industri dan perhiasan juga berkontribusi pada dinamika harga. Kondisi likuiditas pasar dan ketersediaan pasokan produk batangan juga dapat mempengaruhi selisih antara harga jual dan buyback.
Pakar pasar modal menilai bahwa kenaikan moderat seperti hari ini bukanlah fenomena yang luar biasa, namun tetap penting bagi investor untuk memantau perkembangan harian. Bagi pembeli pertama kali, memahami spread serta biaya tambahan lain seperti sertifikat atau ongkos cetak dapat membantu pengambilan keputusan investasi.
Sementara itu, konsumen yang mempertimbangkan penjualan kembali disarankan menghitung nilai buyback yang berlaku dan membandingkannya dengan biaya perolehan awal. Pengelolaan portofolio yang melibatkan emas sebaiknya mempertimbangkan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang, serta diversifikasi aset untuk mengurangi risiko.
Pasar emas lokal diperkirakan akan terus bereaksi terhadap berita ekonomi domestik dan global dalam jangka pendek, sehingga pemantauan berkala terhadap harga harian dan kebijakan moneter menjadi kunci. Para pedagang dan pembeli dianjurkan tetap waspada dan menggunakan data harga resmi perusahaan sebagai acuan transaksi.





