Ekonomi

Aplikasi Access by KAI Melayani 29,8 Juta Pelanggan Kereta

Jakarta, Maret.id — Aplikasi Access by KAI mencatat prestasi mengesankan dengan melayani sebanyak 29,8 juta pengguna selama lima bulan pertama tahun 2026. Aplikasi ini kini menjadi saluran utama bagi pemesanan tiket perjalanan kereta api di seluruh Indonesia, menunjukkan dominasi yang signifikan dalam industri transportasi.

Dominasi Pasar Aplikasi Tiket Kereta

Aplikasi Access by KAI telah mendominasi transaksi pembelian tiket, mencapai persentase sebesar 73,98 persen dari total transaksi. Jumlah anggota premium yang terdaftar juga melonjak, mencatat angka 4,8 juta pengguna. Informasi ini dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Jumat, 5 Juni 2026. Data ini menunjukkan transformasi digital yang berhasil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Para penumpang kereta yang dahulu harus mengantre panjang di loket stasiun kini dapat dengan nyaman membeli tiket melalui aplikasi. KAI memulai langkah modernisasi sistem penjualan tiket sejak tahun 2010 dan memperkenalkan pemesanan daring antara 2012 hingga 2014. Aplikasi KAI Access, yang diluncurkan pada tahun 2015, menjadi tonggak penting dalam pergeseran menuju pemesanan berbasis teknologi.

Inovasi Berkelanjutan dalam Layanan Digital

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, transformasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan dengan baik. Ia menjelaskan, “Proses transformasi ticketing KAI mengikuti perubahan cara masyarakat dalam merencanakan perjalanan.” Keberadaan aplikasi ini memungkinkan pelanggan untuk memesan tiket dengan lebih efisien dibandingkan sebelumnya.

Pemanfaatan teknologi di KAI tidak hanya terbatas pada pemesanan tiket. Penjualan melalui mitra resmi mencatat kontribusi sebesar 17,12 persen, sedangkan loket stasiun berkontribusi 7,96 persen. Sisa transaksi dilakukan melalui situs web KAI, mesin penjual otomatis, dan Contact Center 121 milik perusahaan. Keberagaman saluran ini memberi kemudahan akses bagi berbagai kalangan.

Meningkatkan Kenyamanan Pelanggan

KAI tidak hanya berfokus pada inovasi aplikasi, tetapi juga memberikan perhatian pada fitur-fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur Recent Search, misalnya, membantu pelanggan mengakses riwayat pencarian mereka, sementara Select Date memudahkan pengaturan tiket untuk perjalanan pergi-pulang.

KAI juga memperkenalkan teknologi Face Recognition Boarding Gate di 21 stasiun, meningkatkan efisiensi dalam proses boarding. Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi demi kenyamanan pengguna. “Pengembangan layanan digital akan tetap menjadi fokus utama KAI untuk memastikan perjalanan semakin nyaman dan cepat,” ujarnya.

Meskipun demikian, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket di sejumlah stasiun untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan, termasuk bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang memerlukan pendampingan. Ketersediaan layanan ini menunjukkan upaya KAI untuk melayani seluruh masyarakat, memadukan kemajuan teknologi dengan kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan.

Dengan konsistensi dalam pengembangan layanan digital dan perbaikan berkelanjutan, KAI berupaya memastikan bahwa semua pengalaman perjalanan dengan kereta api menjadi pengalaman yang mudah diakses dan menyenangkan bagi semua lapisan masyarakat.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button