Ekonomi

Perbaikan coretax dan kinerja dunia usaha melejitkan penerimaan pajak negara

Jakarta, Maret.id — Pemerintah menilai capaian penerimaan perpajakan hingga Mei 2026 didorong oleh menguatnya aktivitas ekonomi nasional serta semakin baiknya implementasi sistem administrasi perpajakan Coretax.

Penerimaan PPh Badan Mendorong Pertumbuhan

Salah satu penopang utama peningkatan penerimaan adalah Pajak Penghasilan (PPh) Badan dan setoran PPh Badan.
Hingga Mei 2026, penerimaan dari pos tersebut tercatat sebesar Rp167,6 triliun atau tumbuh 23,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, naik dari posisi April 2026 yang tercatat Rp135,2 triliun.

Pernyataan Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tren positif ini menunjukkan aktivitas ekonomi riil tetap bergerak kuat dan terus berkontribusi terhadap penerimaan negara.
“Penerimaan pajak melanjutkan tren pertumbuhan positif sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan semakin baiknya implementasi Coretax,” ujar Purbaya dalam keterangan yang dirilis pada 6 Juni 2026.

Peran Coretax dalam Administrasi Perpajakan

Pemerintah menilai implementasi Coretax mulai menunjukkan stabilitas setelah menghadapi sejumlah tantangan pada awal tahun.
Stabilitas sistem ini dinilai mampu mendukung pengelolaan perpajakan yang lebih efektif serta meningkatkan kualitas layanan kepada wajib pajak.

Perbaikan administrasi dipandang turut mendorong kepatuhan dan efisiensi pemungutan pajak tanpa menambah beban prosedural yang berlebihan.
Peningkatan kualitas layanan diharapkan menarik lebih banyak wajib pajak untuk memanfaatkan kanal digital yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Kinerja di sektor kepabeanan dan cukai juga menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Penerimaan cukai yang sebelumnya mengalami kontraksi kini kembali mencatat pertumbuhan positif.

Penerimaan bea masuk mendapat dukungan dari meningkatnya impor bahan baku dan bahan penolong sebesar 10,67 persen, tanda membaiknya aktivitas produksi dalam negeri.
Kenaikan impor bahan baku ini diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa industri domestik sedang meningkatkan kegiatan produksinya.

Pemerintah optimistis tren penguatan penerimaan perpajakan akan berlanjut sepanjang tahun ini.
Keyakinan tersebut didasarkan pada terjaganya aktivitas dunia usaha, stabilitas konsumsi masyarakat, serta pemanfaatan Coretax yang semakin optimal.

Para pengamat fiskal menilai keberlanjutan tren ini bergantung pada stabilitas ekonomi makro dan kelancaran implementasi reformasi administrasi pajak.
Jika kondisi tersebut terjaga, ruang fiskal untuk pembiayaan program pemerintah diperkirakan akan membaik tanpa memperbesar tekanan pada defisit anggaran.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button