Pemegang saham Telkom akan kantongi dividen, jadwal resmi diumumkan

Jakarta, Maret.id — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) mengumumkan pembayaran dividen tunai yang akan dilaksanakan pada 10 Juli 2026 kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 19 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Keputusan RUPST dan Jadwal Cum-Ex
SVP Corporate Secretary Telkom, Jati Widagdo, menyatakan pembagian dividen ini merupakan hasil keputusan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada 8 Juni 2026. Ia menyebutkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 17 Juni 2026, sedangkan ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 18 Juni 2026.
Tanggal cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 19 Juni 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 22 Juni 2026. Ketentuan ini berlaku bagi semua pemegang saham yang memenuhi syarat pencatatan di DPS pada batas waktu yang telah ditetapkan.
Rincian Keuangan yang Menjadi Dasar
Telkom mencatat dividen payout ratio sebesar 123 persen dari laba bersih tahun 2025, menurut pengumuman perusahaan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp17,81 triliun untuk tahun buku tersebut.
Total ekuitas perusahaan per 31 Desember 2025 dilaporkan mencapai Rp150,54 triliun, angka yang mencerminkan posisi modal Telkom pada akhir tahun buku. Besaran payout yang melebihi 100 persen mengindikasikan pembagian dividen yang lebih besar dari laba bersih tahunan dan kemungkinan bersumber dari akumulasi laba ditahan atau cadangan lainnya.
Kata Manajemen soal Kebijakan Dividen
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan perusahaan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan besaran dividen, terutama keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang. Ia menegaskan keputusan tersebut mencerminkan keyakinan pemegang saham terhadap arah transformasi dan pertumbuhan perusahaan.
Dian menambahkan bahwa meskipun industri menghadapi tekanan dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, fundamental bisnis Telkom dinilai tetap terjaga dan arus kas menunjukkan penguatan. Pernyataan ini disampaikan untuk menjelaskan dasar pertimbangan manajemen dalam menjaga stabilitas operasional sambil memberikan imbal hasil kepada pemilik modal.
Implikasi bagi Pemegang Saham dan Pasar
Bagi pemegang saham individu dan institusi, penetapan jadwal cum-ex memberikan kepastian waktu untuk hak atas dividen dan potensi reaksi pasar sementara. Analis pasar biasanya memperhatikan arus masuk modal dan sentimen yang dapat mempengaruhi harga saham menjelang dan setelah tanggal ex dividen.
Pembagian dividen dengan rasio payout di atas 100 persen dapat menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan pendanaan untuk belanja modal di masa mendatang, sehingga investor dan pemangku kepentingan lain berpotensi menilai kebutuhan pembiayaan eksternal atau alokasi sumber daya yang lebih hati-hati. Telkom diharapkan terus memberikan keterbukaan informasi terkait dampak pembagian dividen terhadap rencana investasi dan kesinambungan pertumbuhan.
Penutup
Keputusan RUPST dan jadwal pembayaran dividen Telkom untuk 2026 menegaskan komitmen perusahaan pada pengembalian kepada pemegang saham sekaligus menuntut keseimbangan dengan kebutuhan investasi jangka panjang. Semua pemegang saham yang memenuhi syarat dianjurkan memantau daftar DPS dan tanggal-tanggal penting agar hak atas dividen dapat dipastikan.





