Startup Binaan Pertamina Sabet Peringkat 4 di Fowler GSIC 2026

Surabaya, Maret.id — Startup TERANGIN, alumnus program Pertamuda Seed & Scale 2025 yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), berhasil menembus jajaran Top 6 dan meraih posisi ke-4 dalam ajang Fowler Global Social Innovation Challenge (Fowler GSIC) 2026 yang digelar di University of San Diego, Amerika Serikat pada 1–2 Mei 2026. TERANGIN mewakili delegasi Indonesia dan berhasil mengungguli 43 finalis dari 10 negara, termasuk bersaing ketat dengan tim dari kampus-kampus ternama dunia.
Pencapaian dan inovasi TERANGIN di panggung internasional
TERANGIN tampil dengan solusi perangkap hama tanaman berbasis energi terbarukan yang mengombinasikan kincir angin dan panel surya. Inovasi ini dirancang untuk membantu petani mengendalikan hama secara berkelanjutan sekaligus mendukung agenda transisi energi global. Keberhasilan menempati peringkat ke-4 juga membawa hadiah pendanaan sebesar USD 3.000 untuk pengembangan usaha lebih lanjut, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional.
Selain TERANGIN, delegasi Indonesia di kompetisi tersebut juga diwakili oleh Pe-NOVTRA dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), yang memperkenalkan alat panen kelapa sawit berbasis sistem self-charging (piezoelektrik). Walaupun belum berhasil masuk enam besar, inovasi Pe-NOVTRA mendapat perhatian positif dari para juri internasional.
Dukungan Pertamina dan penguatan ekosistem startup
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menyatakan bahwa prestasi TERANGIN menjadi bukti peran Pertamina dalam membangun ekosistem startup yang mampu bersaing di kancah global. Menurut Baron, dukungan Pertamina tidak hanya berupa pendanaan, melainkan juga pendampingan berkelanjutan berupa mentoring dan fasilitasi untuk mengubah ide kreatif mahasiswa menjadi solusi yang menarik bagi investor internasional, sejalan dengan visi “Energizing Indonesia.”
Pendiri TERANGIN, Muhammad Hanif, mengapresiasi dukungan penuh tersebut. Hanif mengatakan kompetisi internasional memberikan perspektif baru mengenai skala industri global dan menyebut pendampingan serta pembiayaan dari Pertamina dan program Pertamuda sebagai katalis penting bagi transformasi TERANGIN menjadi social enterprise yang berdampak luas.
Tentang program Pertamuda Seed & Scale
Pertamuda Seed & Scale adalah inisiatif PT Pertamina (Persero) untuk menjaring dan membina wirausaha muda di tingkat perguruan tinggi. Memasuki tahun kelima, program ini telah melibatkan lebih dari 14.000 mahasiswa dari ratusan universitas di Indonesia. Fokus program mencakup pengembangan bisnis yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan ketahanan energi nasional, dengan tujuan mempersiapkan talenta lokal agar mampu bersaing dan berkontribusi di panggung global.





