PLN Tembus Pelosok Babel, Nyalakan Listrik untuk 129 Keluarga

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 129 keluarga di Dusun Bukit Kundur, Kabupaten Bangka Selatan kini menikmati pasokan listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dengan total daya tersambung mencapai 214.900 Volt Ampere (VA).
Program Lisdes yang dilaksanakan PT PLN (Persero) itu diharapkan tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan produktivitas ekonomi, akses informasi, dan dukungan bagi kegiatan pendidikan setempat.
Perluasan Akses Energi dan Manfaat Langsung
Hadirnya jaringan listrik di Dusun Bukit Kundur memberi dampak segera pada kegiatan rumah tangga dan usaha mikro di wilayah tersebut.
Anak-anak kini dapat belajar dengan lebih nyaman pada malam hari dan pelaku usaha dapat mengoperasikan peralatan pendukung produksi yang sebelumnya terbatas oleh ketersediaan energi.
Pemasangan listrik desa juga dianggap sebagai salah satu instrumen pemerataan pembangunan yang dapat memperkecil kesenjangan antarwilayah.
Dengan adanya daya listrik yang andal, warga memperoleh akses informasi lebih luas melalui perangkat elektronik dan konektivitas yang lebih terjaga.
Komitmen PLN untuk Pembangunan Daerah
Manager UP2K Bangka Belitung, Yusmarti, menyatakan Program Listrik Desa merupakan wujud komitmen PLN menghadirkan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk wilayah yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal.
Yusmarti menekankan bahwa perluasan jaringan listrik tidak sekadar soal penerangan, melainkan juga upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup warga.
Ira menyatakan PLN hadir bukan hanya untuk menyediakan listrik, tetapi juga untuk menghadirkan harapan dan kesempatan bagi masyarakat setempat.
Respons Warga dan Perubahan Aktivitas
Kebahagiaan warga Dusun Bukit Kundur terlihat dari sambutan positif terhadap terealisasinya program Lisdes tersebut.
Salah seorang warga, Berri, mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada PLN karena listrik yang masuk telah mengubah rutinitas harian keluarga mereka.
Menurut Berri, sejak listrik tersedia, aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan produktifitas usaha rumah tangga mulai meningkat.
Ia menambahkan bahwa peluang untuk mengembangkan usaha kecil serta meningkatkan pendapatan keluarga kini terbuka lebih lebar.
Tindak Lanjut dan Harapan ke Depan
PLN menyatakan akan terus berupaya memastikan manfaat listrik dapat dirasakan hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan di Bangka Belitung dan daerah lain di Indonesia.
Upaya ini sejalan dengan tujuan menghadirkan listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui Program Listrik Desa, PLN berharap akses energi yang berkeadilan dapat menjadi pendorong kemajuan wilayah dan memperkuat aktivitas ekonomi lokal.
Keberlanjutan program ini dinilai penting untuk memastikan bahwa dampak positif listrik terhadap pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dapat terwujud secara berkesinambungan.





