Ekonomi

PLN Resmi Kantongi Susunan Direksi Baru Hasil RUPS 2026

Jakarta, Maret.id — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) menetapkan perubahan susunan jajaran Direksi perseroan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan akselerasi transformasi perusahaan.

Perombakan Susunan Direksi

Keputusan RUPS tersebut mengakomodasi penyesuaian nomenklatur dan penempatan personel untuk mendukung dinamika industri ketenagalistrikan yang semakin kompleks.

Perusahaan menyatakan langkah ini bertujuan memperkuat kapabilitas korporat dalam menghadapi tantangan bisnis dan target pembangunan nasional di sektor energi.

Penghargaan kepada Direksi yang Mengakhiri Tugas

Manajemen dan seluruh insan PLN menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya atas dedikasi dan kontribusi selama periode sebelumnya.

Penghargaan tersebut mencakup pengakuan atas upaya mendorong transformasi perusahaan, peningkatan kinerja korporasi, dan perbaikan kualitas layanan kepada pelanggan.

Penegasan Peran Baru dan Harapan Korporat

PLN menyampaikan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru dan meyakini pengalaman serta kompetensi mereka akan memperkuat pelaksanaan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan.

Perubahan struktural ini juga dimaksudkan untuk mempercepat implementasi inisiatif transisi energi nasional dan meningkatkan koordinasi antar fungsi strategis perusahaan.

Susunan Direksi yang Ditetapkan

RUPS menambah nomenklatur Wakil Direktur Utama (Wadirut) dan menetapkan susunan lengkap Direksi PLN saat ini sebagai berikut:

1. Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama;
2. Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama;
3. Nurlely Aman sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital;
4. Sulistyo Biantoro sebagai Direktur Keuangan;
5. Rakhmad Dewanto Haris J. sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis;
6. Suroso Isnandar sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan;
7. Edwin Nugraha Putra sebagai Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan;
8. M. Fahrur Rozy sebagai Direktur Retail dan Niaga;
9. Denny Triyanto sebagai Direktur Manajemen Risiko;
10. Daniel Karmel Fernando Tampubolon sebagai Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem;
11. Rizal Calvary Marimbo sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan;
12. Arsyadany G. Akmalaputri sebagai Direktur Distribusi.

Fokus Kerja dan Tantangan ke Depan

Dengan susunan baru ini, PLN diharapkan mampu memperkuat sinergi antar unit kerja untuk memastikan keandalan pasokan listrik di tengah peningkatan kebutuhan energi nasional.

Prioritas kerja meliputi percepatan proyek infrastruktur ketenagalistrikan, pengembangan energi baru terbarukan, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan efisiensi operasional dan layanan pelanggan.

Konsekuensi terhadap Pelayanan Publik

Perubahan kepemimpinan juga dipandang sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan melalui penguatan teknologi dan sistem distribusi yang lebih responsif.

PLN menegaskan komitmen menyediakan energi yang terjangkau, andal, dan ramah lingkungan sambil mendukung target-target nasional dalam transisi energi.

Harapan Pemangku Kepentingan

Para pemangku kepentingan di sektor energi berharap transformasi internal ini berjalan seiring dengan upaya mempercepat investasi dan inovasi di sektor ketenagalistrikan.

Keberhasilan susunan direksi baru akan dinilai dari kemampuan mereka memenuhi target kinerja, menjaga ketersediaan pasokan, serta mendukung kebijakan energi nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button