Ekonomi

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jawa Tengah Berkat Program Pemberdayaan BRI

Jakarta, Maret.id — IDEacraft, UMKM dekorasi rumah asal Kota Semarang, mengaku mendapat manfaat signifikan dari dukungan program Rumah BUMN BRI.

Perusahaan yang berdiri pada 2019 itu kini memasarkan produk melalui media sosial, galeri hotel, dan rest area di Jawa Tengah.

Pemilik IDEacraft, Swabawa Arif Wicaksono, mengatakan usaha tersebut lahir dari keinginannya menghadirkan produk dekorasi rumah yang unik dan bernilai jual.

“Usaha ini dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 dan sebuah alat untuk membuat lilin, dan dari penjualan produk awal tersebut, keuntungan yang diperoleh terus diputar kembali sebagai modal usaha selama kurang lebih empat tahun,” ujar Swabawa Arif Wicaksono, Pemilik IDEacraft.

Seiring perkembangan usaha, IDEacraft menambah berbagai lini produk seperti lampu teko, teko lukis batik, toples kue, hingga botol handsoap yang menjadi salah satu produk favorit pelanggan.

Dengan mengandalkan desain khas dan nilai estetika, produk IDEacraft kini telah menjangkau pasar yang lebih luas di Jawa Tengah.

Arif menyampaikan pengembangan usaha terus mendapat dukungan setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI yang memberi akses pelatihan, pendampingan, serta peluang memperluas jaringan pemasaran.

“Serta dukungan untuk menghubungkan dengan layanan keuangan seperti BRImo, EDC, QRIS, serta akses pembiayaan KUR maupun kredit komersial,” ujar Swabawa Arif Wicaksono, Pemilik IDEacraft.

Menurut Arif, pelatihan branding dan digital marketing menjadi salah satu program yang paling berdampak bagi pengembangan bisnisnya.

Proses kurasi produk melalui BRIncubator dan partisipasi IDEacraft dalam BRI UMKM EXPO(RT) turut membantu meningkatkan eksposur produk kepada calon pembeli dari berbagai daerah.

Dalam operasional sehari-hari, IDEacraft memanfaatkan layanan digital BRI seperti BRImo, QRIS BRI, dan merchant BRI yang mempermudah proses transaksi serta mempercepat pencairan dana hasil penjualan.

Hingga akhir Maret 2026, tercatat BRI telah membina 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah Indonesia dan mendukung lebih dari 18 ribu pelatihan untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing pelaku UMKM.

“BRI akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pengembangan bisnis, serta mendorong lebih banyak UMKM untuk naik kelas,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button