Bursa Asia Tetap Menguat Abaikan Peringatan Trump

Tokyo, Maret.id — Pasar saham Asia mayoritas menguat pada perdagangan terbaru, dengan investor tampak lebih mengutamakan ketahanan ekonomi dan kinerja korporasi ketimbang kekhawatiran atas perkembangan geopolitik.
Pergerakan Indeks Utama
Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 1,22 persen dan ditutup di level 63.181,46, sementara Topix menguat 0,54 persen. Korea Selatan mencatat kenaikan paling tajam; Kospi naik lebih dari 2 persen setelah sehari sebelumnya menorehkan rekor tertinggi baru, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,62 persen.
Di India, indeks saham utama meningkat sekitar 0,2 persen. Bursa Australia relatif datar dengan S&P/ASX 200 melemah tipis 0,37 persen. Perdagangan di Hong Kong juga cenderung stagnan, dengan Hang Seng bergerak nyaris tanpa perubahan di kisaran 26.406.
Sentimen Pasar: Ketahanan Mengalahkan Kekhawatiran Geopolitik
Penguatan bursa Asia terjadi meski pasar dibayangi ketidakpastian geopolitik setelah pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump yang meragukan kelangsungan gencatan senjata antara AS dan Iran. Trump menggambarkan kondisi kesepakatan tersebut seperti “pasien kritis” dengan peluang hidup hanya 1 persen, dan menyatakan respons terbaru Iran terhadap proposal damai Washington sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima.”
Meski demikian, pelaku pasar global tampak semakin kebal terhadap risiko besar. Jordan Rizzuto, Chief Investment Officer GammaRoad Capital Partners, mengatakan pasar saat ini berada dalam fase “prove-it-to-me market,” di mana investor tidak lagi mudah panik terhadap risiko kecuali dampaknya benar-benar mempengaruhi fundamental ekonomi dan laba perusahaan. Ia menambahkan bahwa aliran dana ke ETF leverage dan opsi beli, serta strategi lindung nilai dari pelaku pasar besar, turut memperkuat reli dan membatasi tekanan turun pada harga saham.
Secara keseluruhan, para investor kini lebih fokus pada data ekonomi dan hasil perusahaan sebagai penentu arah pasar, meskipun risiko geopolitik tetap menjadi faktor yang diawasi.





