Lewat Program DIA KITA, bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas dan Perluas Akses Layanan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi…

Jakarta, Maret.id — Program inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat tersebut menyasar anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Bandung sebagai penerima manfaat edukasi keuangan.
Bank bjb melaksanakan program itu berkolaborasi dengan OJK Jabar dan menggandeng Certified Financial Planner sekaligus Duta Literasi Keuangan OJK Jabar, Farizy Yunaz.
“Kegiatan yang berlokasi di SLB Negeri A Bandung ini menjadi langkah nyata bank bjb dalam mendobrak hambatan yang selama ini dihadapi kelompok disabilitas dalam mengakses layanan keuangan formal,” kata Irwan Riswandi, Corporate Secretary bank bjb.
Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Senin, 22 Juni 2026.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan keuangan sehat, perencanaan masa depan, pentingnya menabung, serta pengenalan produk keuangan yang aman dan legal.
Manajemen bank bjb menegaskan literasi keuangan merupakan fondasi krusial untuk mendongkrak kualitas hidup masyarakat serta mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb menyatakan komitmen memastikan layanan dan edukasi keuangan dapat diakses oleh seluruh kelompok tanpa terkecuali demi mewujudkan prinsip kesetaraan.
Sinergi antara bank bjb dan OJK digambarkan sebagai bukti kolaborasi industri jasa keuangan dan regulator dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi serta inklusi keuangan.
Selain edukasi, bank bjb juga memperkenalkan berbagai layanan dan produk perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi sehari-hari.
Para peserta diingatkan untuk selalu menggunakan layanan keuangan yang legal serta memahami berbagai risiko digital yang perlu diwaspadai dalam aktivitas keuangan modern.
Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup kelompok disabilitas sekaligus memperkuat upaya inklusi keuangan di tingkat lokal.





